Kerja Nyata DLH Pasbar | Redaksi Sumbar

Kerja Nyata DLH Pasbar

Kerja Nyata DLH Pasbar
- Kadis Lingkungan Hidup Pasbar, Edi Bustj (angkat tangan) sedang melakukan penyegelan terhadap PKS PT.AAI. [Bisri Batubara]
Dibaca : 524 Kali
Bagikan:




PASAMAN BARAT, RedaksiSumbar.com – Terciptanya kelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Pasaman Barat adalah salah satu visi dan misi Bupati Pasaman Barat, H.Syahiran dan H.Yulianto. Hal inilah yang sudah dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup selaku secara bertahap.

Pencapaian visi dan misi ini butuh kerja keras dan kerja sama yang baik serta dukungan dari masyarakat Pasaman Barat. Karena, tidak semuanya Dinas Lingkungan Hidup mengetahui persoalan ditengah masyarakat.

“Tanpa info dari masyarakat tentunya tidak semua persoalan lingkungan yang diketahui, untuk itulah diharapkan agar masyarakat, ataupun Lembaga Swadaya Masyarakat, Ormas dan OKP mari bersama membangun dan saling mengawasi permasalahan lingkungan yang ada di Pasaman Barat ini,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pasaman Barat, Edi Busti, saat ditemui dikantornya, Selasa (9/5/2017).

Sebagai Dinas Lingkungan Hidup, akan berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan kontrol atau pengawasan terhadap perusahaan yang ada di Pasaman Barat ini. Agar, tidak semena-mena dalam melakukan pembuangan limbah usaha mereka.

“Dari 14 unit pabrik kelapa sawit yang ada di Pasaman Barat ini akan dilakukan pengecekan terhadap kolam limbahnya. Pasalnya, kolam itu rawan kebocoran yang bisa mengakibatkan rusaknya ekosistem lingkungan hidup yang ada diaekitarnya,” terang Edi Busti.

Walaupun baru menjabat kata Edi Busti, dirinya selalu melakukan pengawasan intensip terhadap seluruh perusahaan. Yang tujuannya agar setiap perusahaan itu bisa menjaga dan melestarikan lingkungan hidup.

“Demi menjaga kelestarian lingkungan hidup, maka perusahaan pabrik kelapa sawit harus taat pada aturan yang berlaku. Seperti
pada UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Lingkungan Hidup,” tegas Edi Busti.

Secara terpisah, Pengurus LSM Pelindas Pasaman Barat, Arsalan,S.P menambahkan bahwa mengapresiasi kinerja daripada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasaman Barat. Ini sungguh luar biasa dan sudah membuktikan kerja nyata.

Baca Juga :  Jalan Nasional Di Pasbar Sering Makan Korban

“Dari 14 pabrik kelapa sawit di Pasaman Barat ini, satu persatu DLH sudah menyegel Outlet IPAL yang membuang kesungai, karena bisa berdampak negatif terhadap ekosistem sungai yang ada diaekitarnya,” kata arsalan.

Lanjutnya, dengan disegelnya Outlet IPAL tersebut tentu tidak setetes pun air limbah yang keaungaj, berarti kalau tidak ada keaungai tentu ekosistem terjaga dan kelestarian lingkungan hidup menjadi asri.

“Kita sudah lihat kerja nyata DLH Pasaman Barat sejak dikomandoi Edi Busti. Karena, seluruh PKS yang ada harus mengurus Izin lingkungan IPLC, agar tidak terjadi pencemaran sungai,” Pujinya.

Semoga Kerja nyata ini, terus terlaksana demi kelestarian lingkungan hidup Pasaman Barat kedepan. Kita tidak inginkan lagi seperti tahun tahun berlalu, tiap sebentar laporan masyarakat masalah ikan mati.

“Laporan masyarakat terkait ikan mati yang diduga akibat limbah itu sudah sering, namun tidak pernah ada kejelasan dari Pemerintah saat itu, tapi dengan DLH sekarang alhamdulillah sudah jauh dari laporan tentang ikan mati akibat limbah,” sebutnya. [Bisri Batubara]

Bagikan:
Tags: ,



Solok Selatan dalam Berita

No Responses


close