Kesadaran Masyarakat Terhadap Pemilu Damai Dinilai Penting

Kesadaran Masyarakat Terhadap Pemilu Damai Dinilai Penting
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Parit Paga NKRI mendeklarasikan pernyataan sikap terhadap pemilu damai dan bebas hoax serta kampanye hitam di Padang. (Istimewa)
Bagikan:




PADANG – Masuknya masa kampanye yang sudah dimulai sejak tanggal 23 September 2018 lalu dinilai bakal menjadi sebuah konflik di tengah masyarakat, terutama terhadap pemilihan presiden dan wakil presiden yang jatuh pada tanggal 17 April 2019 mendatang. Pasalnya, pasangan capres dan cawapres hanya diisi oleh dua pasang kandidat saja, yaitu nomor urut 01 Joko Widodo berpasangan dengan Maruf Amin dan Prabowo Subianto yang menggandeng Sandiaga Salahuddin Uno.

Hal tersebut diutarakan oleh Koordinator Parit Paga Nekara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Rifki Fernanda saat deklarasi pernyataan sikap perkumpulan yang diisi oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Barat tersebut, Rabu sore, 26 September 2018 di bilangan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat.

“Kami melihat ancaman konflik itu nyata adanya, terutama dari sejumlah gerakan masyarakat dan tagar seperti #2019gantipresiden atau #2019tetapjokowi, dan dari awal pencalonan sudah banyak kita isu-isu yang kita dengar terutama di media sosial yang dikhawatirkan memecah belah masyarakat Indonesia termasuk Sumatera Barat,” kata Rifki usai pembacaan deklarasi pernyataan sikap dari Parit Paga NKRI.

Sejumlah poin menjadi sorotan dari pihaknya, seperti menolak kampanye yang memuat isu Suku, Adat, Ras dan Agama (SARA) dan politik uang. Selain itu juga ada kampanye yang diduga mengarah ke tindakan makar.

“Kami mendukung pemerintah yang masih bertugas untuk menjalankan aktifitas negara dalam hal aspek-aspek yang bersangkutan dengan tugas dan wewenang pemerintah hingga masa periode selesai,” sambungnya.

Tak sampai disitu, Parit Paga NKRI juga mengklaim ikut berpartisipasi menjaga pemilu 2019 agar tetap damai dari hoaks dan kampanye hitam (black campaign, red) untuk menjaga kedamaian masyarakat di Sumatera Barat.




Bagikan:
Topik: , ,
Loading...