Ketua DPRD Pessel Tegaskan Rekrutmen Guru Kontrak Harus Transparan | Redaksi Sumbar

Ketua DPRD Pessel Tegaskan Rekrutmen Guru Kontrak Harus Transparan

Ketua DPRD Pessel Tegaskan Rekrutmen Guru Kontrak Harus Transparan Dibaca : 360 Kali
Bagikan:

PESISIR SELATAN, RedaksiSumbar.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Selatan, Dedi Rahmanto menegaskan pelaksanaan rekrutmen guru kontrak tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Kategori Dua (K2) yang diputuskan oleh Pemerintah Daerah harus transparan.

Proses dan jalur yang dilalui untuk ditetapkan sebagai guru kontrak diharapkan tidak terjadi dengan cara yang curang.

“Apabila terjadi kecurangan serta tidak sesuai dengan kriteria, ini patut diselesaikan,” ungkapnya kepada media.

Hingga kini, kata Dedi, OPD terkait sedang melakukan identifikasi terhadap sejumlah guru honor yang dinyatakan lulus kontrak namun tidak sesuai secara administrasi. Misalnya, terkait ijazah yang tidak bersesuaian dengan program studi.

Ia menyebutkan apakah kesalahan adminsitrasi itu terjadi atas kelalaian pihak panitia atau memang kesalahan lain namun yang jelas, lanjut Dedi l, harus diverifikasi ulang kembali sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.

“Sebelumnya saya bersama Sekda dan dinas terkait telah melakukan pertemuan terkait masalah ini. Namun secara teknis dinas pendidikan tengah melakukan identifikasi,” jelasnya.

Dedi menilai keputusan pemerintah daerah untuk melakukan sistem kontrak guru honor SD dan K2 di Pesisir Selatan sudah merupakan keputusan yang tepat. Sebab hal tersebut diterangkan bahwa selain upaya pemerintah daerah dalam memberikan peningkatan kesejahteraan terhadap tenaga pendidik, disisi lain juga demi meningkatkan kualitas mutu pendidikan yang berasal dari tingkat dasar.

“Dengan tidak adanya pelaksanaan CPNS didaerah kita tahun ini, saya menilai ini sudah langkah yang tepat dari pemerintah daerah serta menjawab kebutuhan kekurangan guru dari tingkat SD. Namun terjadi kontra karena jumlah honorer yang tidak lulus lebih banyak dibanding diterima. Hal ini juga terjadi karena kemampuan anggaran dari APBD tidak bisa membayar seluruh tenaga honorer yang ada di Pessel dan ini tidak bisa dipaksakan,” tambahnya

Baca Juga :  Satlantas Polres Pessel Gelar Razia Hunting

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Selatan, Zulkifli mengatakan seribu lebih jumlah guru honor yang bakal dikontrak itu menelan APBD sebesar, Rp.10,5 Miliar. Para peserta yang lulus kontrak sudah melalui tahapan-tahapan seleksi, baik secara adminsitrasi, tes tertulis hingga tes wawancara.

penerimaan guru kontrak itu, sebutnya hanya untuk tiga bidang studi, yakni Agama, Penjaskes, dan Guru Kelas. ” Bagi mereka yang lulus nanti gajinya sekitar Rp.700-750. bulan, bahkan kami nanti juga berencana untuk mengupayakan pemberian kartu BPJS,” tukasnya. [Rega Desfinal/*]

Bagikan:
Tags: , , , ,
Solok Selatan dalam Berita

No Responses


close