Ketua Pokja XV ULP Pasbar Diduga Curang

Ketua Pokja XV ULP Pasbar Diduga Curang
Bukti bahwa PT. Globalindo Cipta Pertama dirutan satu dan PT. Astam Prima karya diurutan dua. [Bisri Batubara]
Bagikan:

PASAMAN BARAT, RedaksiSumbar.com – Sangat disayangkan kinerja Kelompok Kerja (Pokja) XV Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Pasaman Barat pada Paket Peningkatan Struktur Jalan Paraman Ampalu-Gunung Malintang (Dari perkerasan lapen dan sirtu ke lapisan AC-WC). Pasalnya, diduga dalam penentuan pemenang ada kongkalingkong dan intervensi.

Padahal, Pokja itu seharusnya lepas dari kongkalingkong dan intervensi baik dari kalangan manapun. Agar, bisa bekerja sesuai aturan yang ada dan tidak ada merugikan pihak lain yang ikut tender pada paket tersebut.

Menurut Ketua Ormas Pekat IB Pasaman Barat, Ruswar Dedison, Minggu (30/4/2017) mengatakan, selalu mengawasi proses tender paket Peningkatan Struktur Jalan Paraman Ampalu-Gunung Malintang (Dari perkerasan lapen dan sirtu ke lapisan AC-WC) dan juga paket lainnya. karena kita tidak mau ada kongkalingkong dalam penetapan pemenang.

“Nyatanya, dalam penetapan pemenang kali ini muncul kecurigaan adanya kongkalingkong antara ketua Pokja dengan rekanan. Hal ini harus diusut sampai tuntas, agar tidak terjadi pada paket-paket lain nantinya,” tegas yang biasa dipanggil Dedi itu.

Penulusuran tim kita sesuai info yang didapat bahwa yang menang atau PT. Lybas Area Construction itu diduga masih kekurangan syarat saat evaluasi.

“Diduga kuat, saat evaluasi Pokja PT. Lybas Area Construction masih belum melengkapi salah satu syarat, infonya syarat itu adalah pembuktian yang asli pada surat pengalaman pekerjaan tiga tahun terakhir, dan infonya dinyatakan gugur oleh Pokja,” katanya.

Selain itu, kita juga mendapatkan informasi bahwa penetapan pemenang sudah dilakukan dengan urutan satu PT. Globalindo Cipta Pertama dengan nilai tawaran Rp. 11.306.220.000 dan PT. Astam Prima Karya Rp. 11.428.136.000.

“Sudah ada urutan pemenang, tiba-tiba yang diumumkan adalah PT. Lybas Area Construction dengan nilai tawaran Rp. 11.988.915.000 sebagai pemenang pada paket Peningkatan Struktur Jalan Paraman Ampalu-Gunung Malintang (Dari perkerasan lapen dan sirtu ke lapisan AC-WC), kan aneh,” jelasnya.

Dari itulah, kami sangat menyayangkan kinerja Pokja ULP Pasaman Barat, dan ini diduga juga bukan saja intervensi melainkan adanya permainan kongkalingkong antara oknum Pokja dengan rekanan.

“Semoga saja pihak penegak hukum menindaklanjuti persoalan ini, agar tidak ada yang dirugikan dalam tender paket Peningkatan Struktur Jalan Paraman Ampalu-Gunung Malintang (Dari perkerasan lapen dan sirtu ke lapisan AC-WC),” pintanya.

Salah seorang anggota Pokja, saat dikonfirmasi mengatakan diringa enggan berkomentar terkait proses lelang Peningkatan Struktur Jalan Paraman Ampalu-Gunung Malintang (Dari perkerasan lapen dan sirtu ke lapisan AC-WC).

“Saya no comment dalam hal proses itu, karena kami dilindungi oleh aturan. Tapi yang jelas itu dokumen negara tentu tidak semudah itu untuk dipaparkan,” katanya.

Saat dihubungi Ketua Pokja paket Peningkatan Struktur Jalan Paraman Ampalu-Gunung Malintang (Dari perkerasan lapen dan sirtu ke lapisan AC-WC), Ledi, di nomor 08153106xxx tidak diangkat.

Dikonfirmasi ketua ULP Pasaman Barat, Syafriadi Candra, mengatakan bahwa kita sudah bekerja sesuai aturan yang ada, agar terhindar dari permasalahan dan merugikan pada rekanan yang ikut tender.

“Evaluasi sudah dilakukan sesuai prosedur dan jadwal, disaat evaluasi memang yang jadi urutan pertama adalah PT. Globalindo Cipta Pertama dan kedua PT. Astam Prima Karya. Mengapa yang muncul sebagai pemenang PT. Lybas Area Construction itu diluar pengetahuan anggota selain ketua Pokja,” katanya.

Selaku pemegang penentu kemenangan memang berada di ketua Pokja, tapi semua itu harus mengacu pada berita acara yang sudah ditanda tangani bersama dan tidak bisa ditentukan sendiri oleh ketua.

“Kita akan cek kembali semua data kita terkait pemenang tender pada paket Peningkatan Struktur Jalan Paraman Ampalu-Gunung Malintang (Dari perkerasan lapen dan sirtu ke lapisan AC-WC),” sebutnya. [Batubara Bisri]

Bagikan:
Tags: , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan