Ketum LSM Pelindas Minta Pemerintah Atasi Persolah Banjir Di Koto Sawah

Ketum LSM Pelindas Minta Pemerintah Atasi Persolah Banjir Di Koto Sawah
Bagikan:




PASAMAN BARAT, RedaksiSumbar.com – Sukaramai dan Banjar Bahal, sebuah dusun di wilayah Jorong Koto Sawah, Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat. Wilayah ini sudah dicap sebagai langganan banjir sejak puluhan tahun yang lalu.

Namun, pengecapan itu hanya menjadi buah bibir dikalangan pemerintahan terendah sampai kepemerintahan pusat. Buktinya, sampai sekarang, Kamis (25/10/2018) permasalahan banjir itu tak juga terselesaikan.

Pemerintahan itu hanya datang dan salurkan bantuan untuk mengobati duka masyarakat yang sedang dilanda bencana banjir. “Apa salahnya, dicarikan solusinya agar banjir itu bisa diatasi dan masyarakat bisa sejahtera sejak beberapa tahun yang lalu,” kata Ketua LSM Peduli Lingkungan Bumi Andalas (Pelindas) Kabupaten Pasaman Barat, Muhammad Bisri Batubara, Kamis (25/10/2018).

Dikatakan Muhammad Bisri Batubara yang juga pengurus BPD HIPMI Sumatera Barat itu bahwa, banjir yang melanda wilayah itu diduga akibat dari luapan sungai Batang Sikerbau dan sungai kecil lainnya diwilayah itu.

“Tidak mungkin rasanya persoalan banjir seperti itu tidak bisa diatasi oleh pemerintah. Kan banyak cara yang bisa dilakukan oleh pemerintah,” tukas Bisri.

Kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Pusat diharapkan untuk mencarikan solusi, agar persoalan banjir yang menjadi langganan itu teratasi. “Kasihilah masyarakat, karena selain tidak bisa berusaha juga penyakit mengancam nyawa masyarakat,” tegas Bisri.

Setelah RedaksiSumbar.com mengkonfirmasi Kepala BPBD Pasaman Barat, Tri Waluyo, mengatakan Pemkab akan membawa masalah ini ke kementrian dengan memaparkan semuanya akibat banjir.

“Bupati didampingi oleh OPD Teknis akan paparkan semuanya akibat banjir dan langkah-langkahnya dikementrian dalam waktu dekat ini,” kata Waluyo. (Red)




Bagikan:
Loading...