KJA Maninjau Disulap Jadi Kolam Nila

KJA Maninjau Disulap Jadi Kolam Nila
Hasil panen bubidaya bibit ikan Nila merah di Nagari Bayua, Kabupaten Agam. (Dok: Adli Lidiar)
Bagikan:




AGAM, RedaksiSumbar.com – Sejumlah petani keramba jaring apung yang berada di Kenagarian Bayur, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar di Danau Maninjau menyulap Danau Maninjau menjadi sebuah kolam pembudidayaan ikan Nila.

Peralihan ini merupakan kesadaran dari para peternak untuk melestarikan Danau Maninjau dari berbagai peristiwa matinya sejumlah ikan di tempat tersebut selama beberapa tahun terakhir.

Pembudidaya ikan Nila, Apri Andes (23) mengatakan, usaha budidaya bibit ikan ini sudah hampir lima tahun digelutinya dan hasilnya, sebut Apri cukup menjanjikan. Betapa tidak, di keluarganya saja mempunyai satu bibit kolam induk serta empat kolam pembesaran bibit.

“Saat ini, ada sekitar 250 induk ikan Nila yang diletakkan di kolam yang berukuran 10×15 meter dan pemisahan bibit dari induk dilakukan 20 hari sekali. Bibit berukuran 20 milimeter ini dijual seharga Rp20 rupiah per bibit. Jika cuaca bagus, satu kali pemindahan bisa menghasilkan 100 ribu bibit dengan 250 induk ekor ikan,” katanya.

Ia mengklaim bahwa ikan Nila tersebut sudah dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia.

“Bahkan sampai kita kirim ke luar Sumbar, seperti Sumatera Selatan, Riau, Aceh hingga ke pulau Jawa,” ucapnya.

Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Agam, Ermanti mengapresiasi peralihan petani keramba jaring apung (KJA) ke budidaya ikan darat tersebut.

“Ke depannya kami akan memberi bibit unggulan, peralatan penangkapan serta tabung gas, jika ada masyarakat petani yang ingin mengalihkan lokasi peternakan ke kolam darat akan kita bantu,” terang Ermanti. [JNS]




Bagikan:
Topik: , , , ,
Loading...