Kurang Pengawasan, Pupuk Bersubsidi Dijual Diatas HET

Kurang Pengawasan, Pupuk Bersubsidi Dijual Diatas HET
Ilustrasi. (Net)
Bagikan:




PESISIR SELATAN, RedaksiSumbar.com Lemahnya pengawasan dari pemerintah, sering dimanfaatkan oknum pemilik kios resmi pengecer pupuk bersubsidi untuk menjualnya ke para petani dengan harga diatas eceran tertinggi (HET).

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan,  di daerah Pasar Ilalang Panjang Kecamatan Air Pura, Kabupaten Pesisir Selatan ada beberapa oknum pemilik kios yang memanfaatkan lemahnya pengawasan pupuk bersubsidi, dengan menjual harga pupuk diatas HET.

Untuk pupuk Urea dijual dengan harga Rp110 ribu per karung, dan pupuk NPK dijual dengan harga Rp135 ribu per karung. Satu karung dari pupuk tersebut berbobot 50 kilogram.

Menurut keterangan salah seorang warga setempat, Adi, harga tersebut, dalam kondisi stok pupuk subsidi masih memadai, lain disaat pupuk sedang gantung , harga pupuk Urea, SP 36 mencapai harga Rp 150 ribu per karung, sementara untuk pupuk NPK mencapai harga Rp180 ribu per karung.

“Karena kami membutuhkan, walaupun mahal terpaksa kami beli juga,” katanya, Minggu, 11 Februari 2018 di Pesisir Selatan, Sumbar.

Menurut dirinya, rata-rata kios resmi pengencer pupuk bersubsidi di dalam maupun di luar Kecamatan Air Pura menjual dengan harga sama seperti yang dilakukan oleh salah seorang pemilik kios Suria Tani.

Adi berharap kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui dinas dan instansi terkait agar dapat melakukan peninjauan ke lapangan.

“Sehingga  harga subsidi yang diberikan pemerintah bisa diterima oleh masyarakat tani dengan seutuhnya, ” tambahnya.

Sementara itu  Sudirman pemilik kios Suria Tani menyebut, harga pupuk bersubsidi yang dijualnya itu sudah sangat murah sekali bahkan katanya kalau ada kios lain yang menjual pupuk bersubsidi sebesar Rp100 ribu per karung maka dia akan membeli semuanya .

“Kalau ada saya beli, karena harga yang saya jual sudah harga rata-rata pasaran,” katanya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pertanian Kecamatan Air Pura Makmur saat dikonfirmasi awak media menjelaskan, belum mengetahui adanya penjualan pupuk bersubsidi diatas harga eceran tertinggi (HET).

“Saya akan berkoordinasi dengan Koordinator Penyuluhan Pertanian untuk melakukan peninjauan ke lokasi, ” ujarnya.

Sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Sumbar nomor : 521.4/19475/BSP/2017 tanggal 29 Desember 2017.

“HET pupuk bersubsidi masing-masing diantaranya, urea Rp90 ribu per karung, SP-36, Rp100 ribu per karung, ZA Rp70 ribu per karung, NPK Rp 115 ribu per karung. [RZL]




Bagikan:
Topik: , ,
Loading...