Lakukan Pelecehan Seksual, Kalapas Biaro Bukittingi, Dinonaktifkan | Redaksi Sumbar

Lakukan Pelecehan Seksual, Kalapas Biaro Bukittingi, Dinonaktifkan

Lakukan Pelecehan Seksual, Kalapas Biaro Bukittingi, Dinonaktifkan Dibaca : 4524 Kali
Bagikan:

PADANG, RedaksiSumbar.com – Dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Kalapas Kelas II A, Biaro, Bukittinggi, Lisabetha Hardiarto (54) terhadap salah seorang napi perempuan berinisial “V” (18) berbuntut panjang. Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kememkumham) Sumbar memutuskan menonaktifkan Kalapas tersebut. Hal ini diungkapkan Kakanwil Kemenkumham Sumbar Dwi Prasetyo Santoso, Jumat (24/2/2017) di Padang.

Dwi mengungkapkan, keputusan ini diambil setelah dilakulan investigasi terhadap kasus tersebut dan di dapat kesimpulan bahwa Kalapas Lisabetha Hardiarto terbukti dengan sengaja melakukan tindak pelecehan seksual tersebut.

“Hasil investigasi, benar telah terjadi pelecehan seksual oleh oknum tersebut,” jelasnya.

Seperti khabar yang berkembang sebelumnya, Kepala Lapas Kelas II A Biaro, Bukittinggi ini di duga melakukan pelecehan seksual terhadap salah seorang tahanan wanita pada hari Kamis (23/2/2017) yang memicu emosi tahanan lain.

Pengakuan “V” korban pelecehan, kejadian tersebut berawal ketika ia tengah mencuci piring dan gelas di ruangan Kalapas, lalu secara tiba-tiba dadanya di remas dari belakang.¬†Kemudian ia pun menangis menuju sel tahanannya, Saat di tanya teman satu selnya, ia mengaku dadanya di remas oleh Kalapas.

Peristiawa pelecehan ini segera merebak ke tahanan lain, dan memicu emosi tahanan yang berjumlah 492 orang tersebut  dengan menggoyang-goyangkan jeruji sel mereka agar kasus ini segera ditindaklanjuti.

Sebelum dinonaktifkan, dan dilakulan investigasi, Kalapas mengaku tidak ada yang menyuruh “V” untuk masuk ke ruangannya. Bahkan atas peristiwa yang disangkakan, ia menyebut tidak sengaja menyenggol dada “V” gadis 18 tahun tersebut. Ia juga sempat menuding bahwa protes yang dilakukan oleh para tahanan sebenarnya karena mereka tidak senang dengannya karena telah menyita HP android milik mereka.

Baca Juga :  Rumah Kayu Ludes Terbakar, Penghuni Tewas Terpanggang

Untuk meredam amarah para tahanan, personel Polres Bukittinggi pun sempat diturunkan ke lokasi. Saat ini situasi Lapas telah kembali kondusif, dan untuk menghindari protes yang lebih besar, tugas Lisabetha Hardiarto sebagai Kalapas telah digantikan sementara oleh Pelaksana Tugas. [DKP]

Bagikan:
Tags: , ,
Solok Selatan dalam Berita

No Responses


close