Lakukan Pungli, Walinagari Airhaji Tenggara Ditahan Jaksa | Redaksi Sumbar

Lakukan Pungli, Walinagari Airhaji Tenggara Ditahan Jaksa

Lakukan Pungli, Walinagari Airhaji Tenggara Ditahan Jaksa
Foto - ilustrasi
Dibaca : 516 Kali
Bagikan:

PESISIR SELATAN, RedaksiSumbar.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), lakukan penahanan terhadap oknum Wali Nagari Airhaji Tenggara Kecamatan Linggosaribaganti dengan inisial R, Selasa (18/4/2017) Penahanan terhadap oknum walinagari itu, karena tersangkut kasus dugaan korupsi pungutan liar (Pungli) redustribusi pembuatan sertifikat perkebunan dan perladangan tahun 2014-2015 dengan nilai sebesar Rp 73 juta dengan korban sebanyak 90 kepala keluarga.

Kejari Pessel, Yeni Puspita dengan didampingi Kasi Intel, Dimas Aditya mengatakan kepada media kemaren (18/4/2017) bahwa penahanan terhadap tersangka walinagari dengan inisial R itu, karena penyidik telah memiliki cukup bukti dari 30 saksi yang dimintai keterangan.

” Dalam kasus ini, tersangka melakukan pungli terhadap 90 kepala keluarga yang melakukan pengurusan resditribusi Redis) sertifikat lahan perkebunan dan perladangan di Nagari Airhaji Tenggara. Besar pungli yang dilakukan tersangka bervariasi mulai dari Rp 750 ribu hingga Rp 1,6 juta dengan total nilai mencapai Rp 73 juta,” katanya.

Dijelaskanya bahwa dalam kasus itu tersangka dijerat pasal 12 UU No 31 tahun 1999 yang diubah dan ditambah dengan UU No 20 Tahun 2001, tentang perbuatan tindak pidana korupsi, dengan cara melakukan pungutan liar.

” Pungutan liar yang dilakukan tersangka dalam kasus ini adalah pembuatan sertifikat Redis yang seharus 0,0 % sesuai ketentuan, di Nagari Airhaji Tenggara. Berdasarkan pasal itu, sehingga tersangka dapat dijerat dengan ancaman  hukuman minimal 4 tahun,” ujarnya.

Ditambahkan bahwa tersangka sebelumnya sudah dilakukan pemanggilan dua kali sebagai saksi, tapi tidak memenuhi penggilan tanpa alasan yang jelas.

” Karena berdasarkan keterangan 30 saksi telah memiliki indikasi kuat, sehingga tersangka pada pemanggilan tadi pagi (kemaren red), langsung dilakukan penahanan dengan surat perintah penahanan (Sprinhan) Print-209/N.3.19/fd.1/04/2017 tanggal 18 April 2017,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dinas Lingkungan Hidup Pasbar Siapkan Sanksi Terhadap "Pabrik Nakal"

Dikatakanya bahwa tersangka juga didampingi Penasehat Hukum (PH), Dr Sanidjar Pebriharianti R, SH, MH.

Lebih jauh dijelaskan bahwa itu merupakan salah satu bentuk nyata yang dilakukan Kejari Pessel dalam melakukan tindakan tegas tehadap pelaku pungli.

” Karena pungli merupakan tindakan melanggar hukum, sehingga perlu dingatkan kepada pemangku kebijakan agar jangan sampai terjerat. Ini perlu saya ingatkan, sebab dalam hal ini Kejari Pessel tidak main-main dalam melakukan tindakan,” tegasnya. [Rega Desfinal]

Bagikan:
Tags: , ,
Solok Selatan dalam Berita

No Responses


close