Lebih Dari 100 Kali, Pasutri Ini Terlibat Curanmor

Lebih Dari 100 Kali, Pasutri Ini Terlibat Curanmor
Kapolresta Padang, KBP Chairul Aziz ketika mendengarkan penjelasan dari pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang berstatus suami istri. (Istimewa)
Bagikan:




PADANG, RedaksiSumbar.com – Lepas dari penjara dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tak membuat pasangan suami istri (pasutri) bernama Irvan Forzul dan Merry Corina jera.

“Dari pengakuan pelaku, mereka sudah beraksi lebih dari 33 Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan lebih dari 100 tempat yang tidak mereka ingat,” kata Kapolresta Padang, KBP Chairul Aziz kepada sejumlah awak media, Rabu, 14 Maret 2018 di ruang rapat utama (rupatama) Mapolresta Padang.

Untuk menjual hasil curian, pasutri ini bekerjasama dengan seorang penadah bernama Arya Putra alias Subsidi. Arya ditangkap pada Senin, 12 Maret 2018 malam sekitar pukul 20.00 WIB di Jembatan Ujung Tanah, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.

Sementara itu, dari pengakuan Irvan, peran dirinya adalah sebagai pembobol motor dan sang istri yang membawa kabur sepeda motor hasil curian.

“Motor ini saya jual di kisaran harga Rp3 juta ke atas tergantung dari jenis kendaraan dan melakukan aksi pada dini hari,” ungkapnya.

Saat ini, polisi masih memburu tiga orang yang diduga sebagai jaringan dari tiga pelaku dan telah mengamankan delapan unit sepeda motor. [Red]




Bagikan:
Topik: , , ,
Loading...