Mabes Polri Minta Polresta Padang Usut Tuntas Kasus Kekerasan Dan Intimidasi Wartawan Saat Meliput Razia Di Juliet PUB

Mabes Polri Minta Polresta Padang Usut Tuntas Kasus Kekerasan Dan Intimidasi Wartawan Saat Meliput Razia Di Juliet PUB
Foto : Kadiv Humas Mabes Polri Saat diwawancarai di Mapolda Sumbar
Bagikan:

NASIONAL, RedaksiSumbar.com – Mabes Polri meminta Polresta Padang mengusut tuntas kasus dugaan kekerasan dan menghalang-halangi wartawan saat meliput razia di Juliet Cafe & Pub, Jumat (24/3) dini hari lalu.

Dikutip dari Padang Ekspres, Penegasan tersebut disampaikan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar ketika mendampingi Kapolri ke Padang menerima gelar adat dan meresmikan kenaikan tipe Polda Sumbar dari B ke tipe A.

“Saya sudah mendapat informasi adanya kasus dugaan kekerasan dan menghalang-halangi pekerjaan wartawan di sebuah tempat hiburan di Padang. Oleh sebab itu kepada Kapolresta Padang supaya kasus ini diusut tuntas,” tegasnya.

Dijelaskannya, semua warga negara Indonesia termasuk wartawan harus mendapatkan perlakukan proses hukum yang baik. Sebab, jika proses hukumnya berjalan baik, maka pelayanan suatu polres atau polda seperti di Polda Sumbar yang sekarang naik tipe, juga akan berjalan baik.

“Wartawan adalah mitra kita. Dia menjalankan tugas mulia mencari informasi serta mengabarkan ke masyarakat di seluruh jagat raya ini. Dia menjalankan tugas sesuai Undang-Undang Pers. Jadi saya berharap Polresta Padang mengusut kasus ini dan kasus masyarakat lainnya sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Daeng Rahman mengatakan, pihaknya sudah memeriksa saksi dari pelapor tiga orang dan akan memeriksa terlapor dalam kasus tersebut.

“Kita masih menyiapkan berkas kasus ini. Kemungkinan dalam bulan ini kita akan gelar perkara dan memeriksa terlapor sebagai saksi,” ungkap mantan Kapolsek Pauh tersebut.

Direktur LBH Pers Roni Saputra yang juga kuasa hukum wartawan yang menjadi korban berharap, kasus ini cepat selesai dan pelakunya dijatuhi hukuman sesuai UU Pers. Apalagi perkara ini sudah menjadi sorotan banyak orang.

“Kasus ini kasus besar, bukan kasus kecil. Ini menyangkut nama baik wartawan, dan kasus ini harus diusut sesuai Undang-Undang Pers. Wartawan ini bekerja dilindungi undang-undang, bukan ilegal,” tegasnya. [Tim]

Bagikan:
Tags: , , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan