Mak Itam “Ditantang” Bupati Solok

Mak Itam “Ditantang” Bupati Solok
Bagikan:




AROSUKA, RedaksiSumbar.com- Lama tak terdengar, penyanyi Minang yang akrab dengan lagu-lagu pengocok perut, Mak Itam, kembali menuai sensasi. Sosok yang identik dengan rambut keriting ini mendapat tantangan dari Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo.

Mak Itam tidak menyangka, saat memamerkan koreografi dan berbagai kesenian anak asuhnya di Aula Kantor Bupati Solok, Minggu (5/2/’17) dia mendapat sambutan spesial dari kepala daerah setempat. Mak Itam akhirnya ditantang untuk menciptakan kreasi kesenian yang dapat mewakili Solok di pentas nasional.

“Kira-kira kesenian apa yang bisa dijual di Solok ini, tolong kembangkan,” pinta Bupati kepada Mak Itam yang juga didampingi Admiral Sutan Palembang dan penyanyi Minang senior, Yen Rustam.

Menjawab tantangan Bupati Solok, dalam waktu dekat Mak Itam bertekad menghidupkan kembali Dewan Kesenian (DK) Kabupaten Solok. Pemilik nama asli Edi Satria yang juga produser Win Record ini bakal mengabdi di kampung kelahirannya untuk menggaungkan kembali kesenian khas Kabupaten Solok.

“Setelah mencoba di Sawahlunto, Dharmasraya dan Padang Panjang, mungkin sudah saatnya Mak Itam pulang kampung,” ujar entertainer kelahiran 7 Mei 1975 silam ini.

Tantangan itu menjadi motivasi tersendiri bagi staf pengajar Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang ini. Mak Itam selaku putra asli Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih Kabupaten Solok ini pun tertantang. Kepada Bupati Solok dia berjanji akan membawa kesenian khas daerahnya kembali berjaya.

“Tadi kami sudah menampilkan kesenian Randai yang dikreasikan dengan masa kini, Tari Piring, Tari Indang, dan budaya Bailau, yakni tradisi meratapi kematian sanak family di rantau. Ke depan, saya yakin jika terus diasah, kesenian ini dapat menunjang potensi pariwista di Danau Singkarak dan Danau Kembar” tutup Mak Itam.

Melirik perjalanan karirnya, tercatat pada tahun 2004 Mak Itam dipertemukan dengan Edi Cotok, Sukaesih dan Mak Lepoh. Mereka menelurkan sebuah Album berjudul Kucindan Minang yang dipayungi oleh Minang Record. Setahun berselang, lahirlah album kedua yang bertajuk Lagu Lawak R&B.

Mak Itam kian meroket tajam saat dipertemukan dengan Jhon Cakra dan Mak Lepoh. Tahun 2007 mereka melahirkan album yang diberi judul “Langkok Langkok”, lagu lagu seperti “Pangaja Jando” dan “Centang Parenang” didapuk sebagai lagu andalan.

Terakhir bersama Jhon Cakra, Upiak Segeh, dan Cabiak, Mak Itam mengeluarkan album bertajuk “Bagadencak” pada April 2015 lalu. Kini lagu-lagu berjudul “Buruak Sisiak”, “Kadai Kopi”, “Coment Saya”, “Karajo Sampiangan” dipercaya masih mampu mengocok perut pecinta lagu Minang. Anda penasaran? [Loni Hendri]

Bagikan:
Tags: ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan