Massa Bakar Ban Di Jalan By Pass, Kota Padang, Ada Apa?

Massa Bakar Ban Di Jalan By Pass, Kota Padang, Ada Apa?
Tampak petugas kebersihan dan pengamanan Dari Pol PP sedang berada di lokasi. [ELFITOS]
Bagikan:




PADANG, RedaksiSumbar.com – Pulahan masa melakukan aksi bakar ban di By Pass, Kelurahan Air Pacah KM 15 Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Rabu (13/12/2017). Diduga, aksi ini terkait protes setelah tertangkap salah seorang rekan mereka oleh kepolisian terkait sengketa lahan di By Pass.

“Kita tdak tau mereka dari mana, tapi sepertinya ini terkait masih soal sengketa lahan. Mungkin aksi balasan dari yang kemaren,” Kata saksi yang tidak mau sebutkan namanya.

Ada juga warga lain yang menyatakan bahwa ini terkait ditangkapnya salah seorang rekan yang melakukan aksi bakar ban itu oleh polisi sore kemaren.

Menurut Satpol PP Propinsi Sumatera Barat,Ariko, semalam sudah ada petugas dari Pol PP Kota yang hadir dan pagi ini kami dari Pol PP Provinsi juga ikut amankan lokasi dan petugas.

“Kami amankan lokasi, kejadian sekitar jam 10 malam. Untuk kronologis kami cek dulu ke Satpol PP Kota, karena mereka hadir disini semalam,” jelasnya.

Selanjutnya Menurut Ariko komandan PTI Pol PP Sumbar, petugas membantu pengamanan petugas DLH kota Padang yang membersihkan sisa-sisa kebakaran serta membantu mengatur lalu lintas. Karena, sisa-sisa kebakaran membuat kemacetan.

“Kami bantu amankan petugas yang melakukan pembersihan untuk keamanan pengguna jalan by Pass,” kata Ariko di by pass.

Sedangkan menurut petugas DLH Kota Padang tidak mengetahui penyebab kebakaran. “Kami diperintahkan untuk membersihkan ini, untuk penyebabnya kami belum tau,” kata mereka singkat.

Sampai berita ini diturunkan belum ditemukan pihak yang membakar ban di by pass ini. Yang terlihat di TKP petugas DLH Kota Padang melakukan pembersihan terhadap sisa-sisa ban yang apinya masih menyala. [EFT]

Bagikan:
Tags: , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.