Masyarakat Diminta Jangan Nikah Siri

Masyarakat Diminta Jangan Nikah Siri
Ilustrasi. (Istimewa)
Bagikan:

PADANG, RedaksiSumbar.com – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Barat Hendri meminta kepada masyarakat terutama generasi muda mengambil jalan pintas dengan melakukan nikah siri dan memalsukan buku nikah sebagai langkah aman dan dianggap sebagai pasangan sah secara agama dan negara.

“Yang rugi adalah orang yang melakukannya. Karena selain keluar uang, mereka tidak memiliki kekuatan hukum, berbeda hal jika dilakukan secara remsi dan dilakukan di Kantor Urusan Agama (KUA),” katanya, Kamis, 12 April 2018.

Berita terkait : Kemenag Kaitkan Pemalsuan Buku Nikah Dengan Pencurian

Terkait adanya keterlibatan oknum Kanwil Kemenag dalam kasus RS dan ASW, pihaknya mengklaim akan memberikan sanksi tegas dan masyarakat diminta untuk melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

“Setiap bulan kami selalu menerima laporan dari pihak KUA terkait persediaan buku nikah dan jumlah yang terpakai. Dengan ketatnya pengawasan tersebut, saya rasa tipis kemungkinan ada oknum dari Kemenag yang ‘bermain mata’ dalam kasus tersebut,” ucapnya.

Berita terkait : Sindikat Pemalsuan Buku Nikah Ditangkap

Ketika disinggung mengenai buku nikah yang belum terpakai akan masuk masa kedaluwarsa, Hendri menyatakan bahwa buku nikah tidak memiliki masa aktif tertentu.

“Lain hal jika kebijakan dari Menteri Agama bertukar terkait buku nikah tersebut, maka buku yang lama akan ditukar dan dimusnahkan dalam pengawasan Kemenag dan kepolisian agar tidak disalahgunakan,” tukasnya. [EFT]




Bagikan:
Topik: , ,
Loading...