Masyarakat Talao Soroti Penggunaan Dana Desa | Redaksi Sumbar

Masyarakat Talao Soroti Penggunaan Dana Desa

Masyarakat Talao Soroti Penggunaan Dana Desa Dibaca : 441 Kali
Bagikan:




SOLOK SELATAN, RedaksiSumbar.com – Sejumlah Masyarakat Nagari Talao Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat soroti realisasi penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2016 di nagari setempat. Hal ini, diduga banyak terdapat kejanggalan-kejanggalan pada kegiatan yang di kelola oleh nagari itu.

Dari informasi yang dirangkum di lapangan, ada beberapa kegiatan adanya dugaan mark up. Selain itu, ada pula kegiatan berupa pembangunan fisik infrastruktur yang tidak selesai di kerjakan. Sementara, dinilai dari dana yang ditentukan bobot pekerjaan tidak mencukupi.

Dugaan mark up juga dapat dilihat pada kegiatan pengalihan saluran irigasi PLTMH di Jorong Talao dan di Jorong Sungai Keruh dengan anggaran senilai Rp 250 juta. Kemudian, lanjutan pembangunan tempat parkir kendaraan Kantor Walinagari Talao Sungai Kunyit senilai Rp 44 juta.

Kegiatan pembuatan drainase di Dusun Talao senilai Rp 50 juta. Kegiatan pembangunan book cover lapangan bola kaki Nagari Talao Rp 23,7 juta. Kegiatan sambungan pengecoran Jalan Pasar Lama sampai dengan Dusun Talao Rp 60 juta dan pembuatan pembibitan kecambah sawit Rp 126 juta. Nyatanya, realisasi dari keseluruhan kegiatan tersebut tidak sesuai dengan anggaran yang disediakan.

Dari temuan di lapangan beberapa item pekerjaan memperlihatkan masih terdapat pekerjaan yang belum selesai. Sementara untuk pembibitan sawit pun terdapat polibag kosong tanpa ada kecambah sawit. Bahkan, pembibitan tersebut dibiarkan tidak terurus.

“Kami meminta pihak berwenang untuk mengusut temuan ini. Agar masyarakat tidak di rugikan,” ujar salah satu tokoh masyarakat kepada Awak RedaksiSumbar.com yang enggan di tulis namanya.

Sementara itu, di tempat terpisah, Walinagari Talao Sungai Kunyit Abdul Musis membantah adanya dugaan penyalahgunaan dana DD dan ADD di Kenagarian yang ia pimpin.

Baca Juga :  Sedang Konsumsi Sabu-Sabu, Pria Ini Dibekuk Dalam Pondok

Pada kegiatan pembangunan drainase Dusun Talao Sungai Kunyit senilai Rp 50 juta yang di isukan adanya tumpang-tindih anggaran dengan dana CSR dari salah satu perusahaan yang ada di Kenagarian tersebut. Dia menjelaskan pembuatan drainase tidak ada sangkut-pautnya dengan dana CSR perusahaan.

“Pembuatan drainase tersebut murni menggunakan dana DD atau ADD Nagari anggaran tahun 2016, sedangkan jalanya baru menggunakan dana CSR perusahan yang dibangun pada tahun 2013 silam,” jelasnya.

Sedangkan dikegiatan pembuatan book cover lapangan bola kaki Nagari Talao, Abdul Musis mengakui pihak inspektorat telah turun kelapangan meninjau book cover, dari hasil tinjauan lapangan tersebut Inspektorat telah meminta pihak kenagarian untuk memperbaiki dan mengevaluasi kembali masalah anggaran pembangunanya.

Sedangkan masalah pembibitan kecambah sawit, ia mengatakan bibit sawit tersebut akan datang minggu depan. Dia mengakui memang terlambat melakukan penyemaian bibit tersebut. Keterlebatan itu dikarenakan pihak Kenagarian memang terlambat memasukkan laporan ke Kecamatan, sehingga berdampak pula pada pencairan dananya.

“Anggaran kita baru cair pada tanggal 28 bulan Februari 2017 mendatang. Setelah itu barulah  bisa memulai melanjutkan kegiatan pembibitan tersebut,” ucapnya.

Kemudian ia juga menginformasikan bahwa insentif guru mengaji, garin masjid sudah bisa diambil pada Jumat besok. Keterlambatan pencairan insentiv ini katanya juga dampak dari keterlambatan Kenagarian memasukan laporan keuangan. [Dicky]

Bagikan:
Tags: ,



Solok Selatan dalam Berita

No Responses


close