Menjawab Krisis Listrik, Solok Selatan Butuh Gardu Induk

Menjawab Krisis Listrik, Solok Selatan Butuh Gardu Induk
Bagikan:




SOLOK SELATAN, RedaksiSumbar.com – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat berharap untuk mengantisipasi krisis listrik dikabupaten yang berada diujung provinsi itu, agar pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) segera membangun gardu induk (GI).

“Dengan adanya dua Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) berkapasitas 20 Megawatt di Solok Selatan, telah menjawab kebutuhan listrik didaerah ini. Namun, untuk suplai ke pelanggan PLN belum bisa dilakukan karena terkendala GI,” kata Wakil Bupati Solok Selatan, H. Abdul Rahman.

Menurutnya, saat ini kondisi listrik di Solok Selatan sering mati. Hal ini, telah menjadi hal yang biasa di Solok Selatan. Namun, jika kondisi listrik terus menyala, itulah menjadi hal yang luar biasa.

“Kebutuhan listrik di Solok Selatan hanya membutuhkan daya sebesar 5 Megawatt sementara kapasitas PLTMH jauh melebihi kebutuhan yang ada. Sementara, suplai saat ini masih dari GI Solok,” katanya.

Oleh sebab itu katanya, GI harus secepatnya dibangun di Solok Selatan selain menampung hasil dari berbagai pembangkit juga mengatasi seringnya pemadaman. Dia berharap, PLN tidak menunggu sampai PT Supreme Energi Muara Laboh beroperasi baru bangun GI.

Sementara itu Manajer Bidang Perencanaan PT PLN UIP Sumbagteng Sutan S. Hutasoit mengatakan, pihaknya sekarang baru masuk tahap pengurusan Analisi Dampak Lingkungan (Amdal) untuk pembangunan GI di Solok Selatan.

“Pemenang tendernya pengurusan Amdalnya sudah ada kita tidak mungkin membangun tanpa adanya Amdal,” katanya.

Dia mengatakan, GI induk akan dibangun disekitar PT Supreme Energy Muara Laboh serta jaringan ke Sungai Rumbai Dharmasraya sepanjang 80 kilometer. [Dicky]

Bagikan:
Tags: , , , , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan