Musim Durian, Daya Beli Masyarakat Justru Rendah

Musim Durian, Daya Beli Masyarakat Justru Rendah
Ilustrasi (Net)
Bagikan:




TANAH DATAR, RedaksiSumbar.com – Durian, mendengar namanya saja sudah terbayang oleh pecinta buah ini dengan bau yang khas dan kulit yang berduri dan tajam. Biasanya masyarakat akan berbondong-bondong datang ke tempat penjual durian untuk memakannya secara langsung di lokasi tempat buah tersebut diperjualbelikan. Ada juga yang memakan durian dengan ketan, yang menambah kelezatan dan sensasi tersendiri.

Namun, lain hal yang terjadi di Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Meskipun sudah memasuki masa buah, namun peminat dari makanan ini tidak mengalami peningkatan, bahkan cenderung mengalami penurunan.

Seperti pengakuan dari salah seorang penjual durian, Jhoni (46). Dirinya mengakui bahwa tidak ada penjualan yang signifikan untuk membeli dagangannya.

“Kebanyakan masyarakat hanya menanyakan saja, tidak membeli. Hal ini membuat dagangan saya menjadi sepi dan tidak banyak yang terjual,” kata pria asal Sungayang, Kabupaten Tanah Datar tersebut, Kamis (11/1/2018).

Hal tersebut pun dibenarkan oleh Sutan Mudo (54) yang juga berjualan durian di Batusangkar.

“Walaupun harga durian indak mahal, hanya sekitar Rp20 ribu hingga 65 ribu tapi daya beli masyarakat yang rendah. Kalaupun ada, itupun hanya bisa dihitung jari,” tuturnya.

Sementara itu, salah seorang pembeli, Af (35) mengatakan bahwa dirinya hanya membeli durian tidak dalam jumlah banyak.

“Saya membeli hanya untuk melepaskan rasa candu akan durian, tidak membeli dalam jumlah banyak seperti biasanya. Lemahnya daya beli masyarakat memang berimbas sih kepada pedagang durian,” ujarnya. [REY]

Bagikan:
Tags: , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.