Nani Rahayu, Wanita Tangguh di Korps Damkar Dharmasraya

Nani Rahayu, Wanita Tangguh di Korps Damkar Dharmasraya
Nani Rahayu N
Bagikan:




DHARMASRAYA, RedaksiSumbar.com – Kobaran api yang amat panas sepertinya tidak menyurutkan mental wanita yang satu ini, malahan baginya mengabdi menjadi anggota pemadam kebakaran menjadi panggilan jiwa dalam dirinya.

Demikian hal ini terungkap dari mulut Nani Rahayu Ningsih gadis belia kelahiran Sungai Dareh, 12 Januari 1998 ini,  satu satunya wanita yang menjadi anggota pemadam kebakaran di Kabupaten Dharmasraya. Saat awak media Redaksi Sumbar, Rabu (1/3/2017) berkunjung ke Pos Damkar di halaman Kantor Bupati Dharmasraya.

“Yang teringat oleh saya saat memadamkan api apabila ada kebakaran adalah kedua orang tua, karena begitu susahnya orang tua saya mencari uang untuk membiayai anak-anaknya,” demikian ungkap Nani saat dimintai suka dukanya ketika menjadi anggota damkar memulai pembicaraan.

“Sekali pun saya, ada keinginan untuk kuliah seminggu sekali, tapi saya tidak ingin berkerja ditempat lain nantinya, karena bekerja di Damkar ini adalah panggilan dari jiwa  saya, ” sambungnya.

Nani memang satu satunya wanita dan wanita pertama yang menjadi anggota pemadam kebakaran di Dharmasraya, sebagai pekerja harian lepas dengan honor Rp60.000/hari tanpa ada tunjangan asuransi dan tunjangan lain, bersama 44 orang rekan-rekan pria anggota Damkar, Nani terlihat tidak risih dan malah merasa nyaman-nyaman saja.

Saat diminta tanggapan terkait Hut Damkar yang ke-98 ini, Nani bersama rekan-rekannya berharap kepada Pemda Dharmasraya untuk dapat memperhatikan nasib anggota Damkar kedepannya, baik itu untuk kesejahteraan personelnya maupun peralatan pemadam kebakarannya.

“Dulu tahun 2016 kami masih menerima uang kejadian sebagai tambahan sebesar 800.000 ribu untuk satu unit mobil yang turun kelokasi kejadian kebakaran, sekarang tidak ada lagi, bahkan uang insentif setiap bulannya 200.000 juga sudah tidak ada lagi.” demikian dikeluhkan oleh salah seorang rekan Nani.

“Dan yang lebih pentingnya lagi untuk biaya perawatan kendaraan dan peralatan mohon ditingkatkan lagi, karena semuanya itu menyangkut kelancaran tugas dan keselamatan personel,” tambah anggota damkar lainnya.

Melihat tingginya rasa tanggung jawab dan resiko yang mungkin saja dialami oleh seorang pemadam kebakaran, wanita satu-satu diantara 44 orang pria sebagai anggota pemadam kebakaran mengatakan, rasanya patut kiranya Pemda Dharmasraya untuk lebih memperhatikan harapan mereka. Apalagi ini adalah momentum yang tepat di Hari Ulang Tahun Pemadam Kebakaran yang ke-98. Diharapkan ini bisa menjadi hadiah di hari ulang tahun korps petugas yang bermotto “Pantang Pulang Sebelum Api Padam” ini.  [Rizal]

Bagikan:
Tags: ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan