Nasrul Abit : Pemerintah Pusat Diminta Menganggarkan Dana Untuk Penanggulangan Pasca Bencana Di Sumbar

Nasrul Abit :  Pemerintah Pusat Diminta Menganggarkan Dana Untuk Penanggulangan Pasca Bencana Di Sumbar
Wagub Nasrul Abit saat berada di Seminar APEC. [IST]
Bagikan:




PADANG, RedaksiSumbar.com – Asia Pasific Economic Coorperation (APEC) adakan Seminar on Disaster Risk Financing in The Asia Pasific Region selama tiga hari sejak 4 – 6 Desember 2017 di Padang.

Kegiatan ini dibuka resmi oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, yang dihadiri oleh Perwakilan Negara Anggota ASEAN, Kementrian Lembaga Indonesia dan Pejabat Pemerintahan Sumatera Barat serta undangan lainnya.

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, dalam sambutannya mengatakan bahwa, Provinsi Sumatera Barat terdiri dari 19 Kabupaten/Kota yang sebagian besar memiliki indeks kebencanaan yang cukup tinggi.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah berupaya semaksimal mungkin dalam membantu masyarakat dalam penanggulangan bencana. Kita selalu berkoordinasi dengan pihak terkait, jika terjadi bencana di Wilayah Sumatera Barat,” jelas Nasrul Abit.

Disamping itu, Nasrul Abit juga menyampaikan harapan kepada Pemerintah Pusat, agar mengangarkan dana untuk Penanggulangan Pasca Bencana.

“Kita Optimis, jika anggarannya ada, tentu Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Sumatera Barat yang terdampak bencana akan cepat masa recoverynya. Namun untuk saat ini apa boleh buat, anggaran dana tersebut yang belum ada” kata Junaidin.

Dia juga mencontohkan tentang peristiwa kebakaran yang terjadi di Kota Bukittinggi baru-baru ini, dengan tidak adanya dana penanggulangan pasca bencana, pemerintah tidak dapat berbuat apa apa. “Kami berharap kepada pemerintah pusat melalui Menteri Keuangan agar adanya program Asuransi bagi masyarakat terdampak bencana, apalagi untuk masyarakat ekonomi lemah,” harap Wagub. [EFT]

Bagikan:
Tags: , , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.