Oknum Driver Go-Jek Ditangkap BNNP Sumbar

Oknum Driver Go-Jek Ditangkap BNNP Sumbar
Oknum Driver Go-Jek yang ditangkap BNNP Sumbar karena hendak edarkan sabu-sabu dan ekstasi. (Dok: BNNP Sumbar)
Bagikan:

PADANG, RedaksiSumbar.com – Salah satu oknum pengemudi (driver, red) angkutan dalam jaringan (daring) Go-Jek ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat karena terjerat dalam peredaran narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi.

Pelaku diketahui bernama Husnul Kamal alias Al, 36, warga jalan Desa Makmur Kelurahan Pasar Usang Kecamatan Padang Panjang Barat Kota Padang Panjang, Sumatera Barat. Dia diamankan petugas di jalan Gunung Singgalang RT 03 RW 03 Kelurahan Gunung Pangilun Kecamatan Padang Utara Kota Padang, Sumatera Barat pada Minggu, 22 April 2018 kemarin lusa sekitar pukul 08.00 WIB.

“Informan kami yang berhasil menjebak pelaku mendatanginya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan membawa sabu-sabu. Disana dirinya menawarkan pertukaran (barter, red) sabu-sabu dengan ekstasi sebanyak 20 butir,” kata Kepala Bidang Berantas BNNP Sumbar AKBP Emrizal Hanas dalam keterangan resminya kepada sejumlah awak media, Senin, 23 April 2018.

Lanjut Emrizal, tak lama transaksi hendak dilakukan, petugas kemudian menangkap Husnul Kamal alias Al dengan sejumlah barang bukti, diantaranya satu paket kecil sabu-sabu seberat satu gram, satu unit telepon genggam jenis Samsung warna hitam, satu buah pelindung kepala (helmet, red) warna hijau milik Go-Jek dan satu unit sepeda motor milik pelaku.

Barang bukti dan pelaku yang diamankan oleh petugas gabungan dari BNNP Sumbar dan Bea Cukai. (Dok: BNNP Sumbar)

Penangkapan tak berhenti sampai disitu, pada siang harinya, sebut pria dengan dua bunga melati di pundaknya tersebut juga melakukan penangkapan terhadap seorang pria asal Aceh bernama Muhammad Rijal, 22, di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

“Penangkapan berawal dari laporan masyarakat yang mengatakan bahwa terjadi penyelundupan sabu-sabu dari Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh ke BIM melalui bandara Kuala Namu, Deli Serdang, Sumatera Utara, barang bukti kami dapatkan dari dalam celana pelaku yang berisikan bungkusan warna coklat berisikan butiran kristal bening yang diduga sabu-sabu seberat 215 gram,” papar Emrizal.

Selain itu, satu unit telepon genggam jenis Samsung Galaxy Grand Duos warna putih, masing-masing satu buah Boarding Pass dan paspro atas nama pelaku,buku tabungan, kartu debit, KTP, celana dalam, baju kaos, celana, dan uang sekitar Rp540 ribu juga disita petugas gabungan dari BNNP Sumbar dan Bea Cukai tersebut.

Hasil pengembangan aparat penegak hukum tersebut, terdapat satu nama lagi atas nama Ferizal alias Feri Gaek, 32, warga jalan Padang-Indarung nomor 5 Kelurahan Bandar Buat Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang, Sumatera Barat yang ditangkap di jalan Hamka depan Universitas Negeri Padang (UNP) dimana pelaku menunggu kedatangan Rijal yang sebelumnya telah diringkus.

“Setelah dilakukan interogasi terhadap Feri, diketahui bahwa pemesan sabu-sabu tersebut adalah seorang narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Muaro Padang dengan barang bukti satu paket kecil sabu-sabu seberat 1 gram,” tukas Emrizal. [ADL]




Bagikan:
Topik: , , ,
Loading...