Optimalkan DAK, Kios PKL di Objek Wisata TMSBK Bukittinggi Akan Ditata Ulang | Redaksi Sumbar

Optimalkan DAK, Kios PKL di Objek Wisata TMSBK Bukittinggi Akan Ditata Ulang

Optimalkan DAK, Kios PKL di Objek Wisata TMSBK Bukittinggi Akan Ditata Ulang Dibaca : 456 Kali
Bagikan:

Bukittinggi, RedaksiSumbar.com – Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, akan menata kios pedagang kaki lima yang berada di kawasan objek wisata Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) atau Kebun Binatang.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga setempat Melfi Abra di Bukittinggi, Jumat (20/1) mengatakan, penataan dilakukan menggunakan bantuan dana alokasi khusus (DAK) tahun 2017 senilai Rp1,9 miliar.

“Penataan dan penempatan pedagang akan disesuaikan dengan ‘grand design’ TMSBK yang telah selesai dibuat seiring rencana pemerintah pusat beberapa waktu lalu untuk merevitalisasi TMSBK,” tukasnya.

Melfi Abra menambahkan, salah satu bagian dari “grand design” itu bahwa lokasi pedagang harus jelas penempatannya sesuai jenis barang yang diperjualbelikan serta tidak berada dekat dengan kandang satwa.

“Hingga saat ini rencana revitalisasi TMSBK yang akan dilakukan pemerintah pusat belum jelas informasi kapan akan dilaksanakan sementara pembenahan TMSBK perlu disegerakan. Hal ini juga untuk menjaga daya tarik objek wisata itu,” terangnya.

Sehingga karena keadaan itu sambung Melfi Abra, pemerintah daerah berupaya secara bertahap menata objek wisata itu sesuai “grand design” yang telah disusun menggunakan dana yang tersedia di daerah.

Sementara itu Kepala Bidang TMSBK Ikbal menambahkan, penataan dilakukan untuk menambah daya tarik objek wisata itu sekaligus sebagai upaya memperoleh akreditasi.

“Pada 2013 lalu, TMSBK belum berhasil mendapatkan akreditasi, salah satunya karena belum tertata dengan baik para pedagang yang berada di kawasan TMSBK,” ujarnya.

Menurut Ikbal, di kawasan TMSBK terdapat 44 pedagang dengan rincian 36 pedagang di kebun binatang dan delapan pedagang di Benteng.

“Pedagang nanti akan ditempatkan di lokasi yang representatif dan dilakukan tahun ini. Sekarang kami persiapkan dulu segala urusan sebelum memulai penataan,” katanya.

Baca Juga :  Warga Stasiun Minta Perpanjangan Waktu Pembongkaran Lahan PT. KAI

Menanggapai kebijakan itu, Ketua Komisi III DPRD Bukittinggi Rusdy Nurman mengatakan, DPRD mendukung rencana Pemerintah Kota Bukittinggi menata pedagang kaki lima yang berada di objek wisata tersebut.

“Ketentuannya memang tidak dibolehkan ada pedagang di dalam kebun binatang. Kami harap proses penataan nanti dapat berjalan dengan baik sehingga menambah daya tarik dan berimbas pada peningkatan kunjungan wisatawan,” terangnya.

[Adek]

Bagikan:
Tags: , ,
Loading...
Solok Selatan dalam Berita

No Responses

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.

close