Pabrik Kelapa Sawit PT. AWL Disegel Pemkab Pasbar | Redaksi Sumbar

Pabrik Kelapa Sawit PT. AWL Disegel Pemkab Pasbar

Pabrik Kelapa Sawit PT. AWL Disegel Pemkab Pasbar
Plang Pembekuan pabrik kelapa sawit PT. AWL. [Bisri Batubara]
Dibaca : 1249 Kali
Bagikan:




PASAMAN BARAT, RedaksiSumbar.com – Terbukti melanggar aturan, pabrik kelapa sawit PT Agro Wira Ligatsa dibekukan izin lingkungannya dan juga dihentikan produksi pabrik oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat. Pembekuan izin lingkungan PT. AWL itu berdasarkan Surat Keputusan Bupati Pasaman Barat Nomor 188.45/302/BUP-PASBAR/2017 tanggal 13 April 2017.

“Pabrik kelapa sawit PT. AWL yang terletak di Jorong Simpang Tiga Alin, Nagari Muaro Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh, Pasbar itu wajib menghentikan produksi dan kegiatan lainnya sampai terpenuhinya kewajiban atas sanksi yang diterapkan Pemkab Pasaman Barat sesuai dengan Surat Keputusan Bupati,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pasaman Barat, Edi Busti, Minggu (16/4/2017).

Dijelaskan Edi Busti, Pemasangan plang sanksi akan dilakukan pada hari Senin (17/4/2017), setelah surat penerapan sanksi administrasi pembekuan itu sudah dikirimkan ke pihak perusahaan PT. AWL.

“Kita akan tegas, sebelum kewajiban pabrik PT. AWL dipenuhinya tidak boleh beroperasi. Untuk pemasangan plang sanksi dilakukan Dinas Lingkungan Hidup bersama tim gabungan akan memasang atau menyegel pabrik pada Senin (17/4),” tegas Edi Busti.

Disebutkannya, sanksi itu keluar setelah pihaknya berhasil mengumpulkan bahan dan berita acara pengawasan yang dilakukan tim pada 7 Februari 2017. Hasilnya telah terbukti melakukan pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dan persyaratan perizinan di bidang lingkungan hidup.

“Sebagian temuan yang diperoleh adalah adanya limbah buangan cair yang langsung ke perkebunan warga (by pass), tidak mempunyai izin dan menemukan flow meter belum dipasang pada outlet Instalansi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).

Selain itu kata Edi Busti, perusahaan memiliki izin usaha atau kegiatan antara lain Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dan izin gangguan diterbitkan oleh Pemerintah Kota Medan Sumatera Utara (Sumut). Sementara perusahaan belum memiliki izin usaha atau kegiatan yang diterbitkan Pemkab Pasaman Barat.

Baca Juga :  Mengawali Tahun, Satnarkoba Polresta Padang Berhasil Menangkap 'Nyamuk' dan Pasangannya

“Perusahaan juga belum mengurus izin perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yakni Izin Pembuangan Lingkungan Hidup (IPLC) dan Izin Penyimpanan Limba B3 (Bahan Berbahaya Beracun),” lebih dijelas Edi Busti.

Selain itu juga, perusahaan juga belum mengajukan perubahan izin lingkungan. Konstruksi pabrik tidak sesuai dengan desain layout dalam dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL).

“Berdasarkan temuan itulah kami berkoordinasi dengan pihak Provinsi dan Pemerintah Pusat. Maka sudah jelas PT. AWL melanggar aturan dan dikenakan sanksi,” sebutnya. [Bisri Batubara]

Bagikan:
Tags: , , , , , ,



Solok Selatan dalam Berita

No Responses


close