Pacaran Dalam Semak di Pondok Bukit Lampu, Muda-Mudi Ini Digiring Satpol PP | Redaksi Sumbar

Pacaran Dalam Semak di Pondok Bukit Lampu, Muda-Mudi Ini Digiring Satpol PP

Pacaran Dalam Semak di Pondok Bukit Lampu, Muda-Mudi Ini Digiring Satpol PP
Para remaja yang kedapatan pacaran di Pondok Bukit Lampu ini diberikan nasihat oleh Kasi Kerjasama (Yuharisman) dan Kasi Linmas (Usdenta Lubis) di Mako Satpol PP Padang.
Dibaca : 5361 Kali
Bagikan:




PADANG, RedaksiSumbar.com – RO (23), ND (23), MZ (23), MT (20) ketiganya perempuan, dan MZ (23),  AR (21) laki-laki, dibawa ke Markas Komando (Mako) Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang dengan mobil Kendali Masyarakat (Dalmas) untuk dimintai keterangannya tentang keberadaannya pondok-pondok di Bukit Lampu sampai malam dengan pasangannya sekitar pukul 20.00 WIB, Rabu malam, 22/02/2017.

Kasat Pol PP, Dian Fakri langsung turun kelapangan melakukan pengawasan terhadap Kawasan Bukit Lampu dan Pantai Nirwana. Dian mengatakan ini adalah tugas rutin dalam pengawasan Bukit Lampu, Pantai Nirwana dan Pantai Air Manis yang mana selama ini tempat-tempat tersebut sering dijadikan tempat mesum dan sangat meresahkan masyarakat.

“Beberapa kali sudah dilakukan pembongkaran terhadap pondok-pondok berukuran 2×1 tersebut. Papan-papan serta seng-sengnya juga sudah kita bawa ke Mako Satpol PP. Jadi malam ini (Rabu, 22/2-Red) kita dapat informasi bahwa masih ada juga beberapa yang coba-coba untuk membuka lokasi mesumnya, makanya kita langsung ke lokasi untuk memastikan apa benar masih ada yang berani buka. Ternyata ada juga satu tempat yang masih buka, dan kita sudah bongkar tempat mereka tersebut serta mendapatkan tiga orang remaja cantik disana dengan pasangannya” ungkap Dian.

Ditambahkannya, kali ini bukan saja seng, papan yang akan dilakukan penyitaan namun pengunjungnya juga di giring ke Mako Satpol PP Padang, Jl. Tan Malaka untuk dimintai keterangan. Jika mereka menyalahi Perda maka akan dilakukan pembinaan di kantor, ucap Dian lagi.

“Ketiga gadis cantik ini dan dua orang remaja gagah ini akan kita lakukan pemangilan terhadap orang tua mereka, agar pihak keluarga mereka tahu apa yang di kerjakan-anaknya selama berada di Kota Padang. Setelah diinterogasi, kelima remaja ini bukanlah warga Kota Padang namun mereka adalah warga luar Kota Padang. Jika keluarga mereka tak bisa menjemput sebagai penjamin, maka mereka belum bisa kita keluarkan,” tambah Dian Fakri.

Baca Juga :  Peduli Kebersihan, Ratusan Siswa SMA PGRI 1 Padang Lakukan Aksi Bersih-Bersih di Pantai Padang

“Saya kasihan dengan orang tuanya di kampung, berharap anaknya jadi sarjana yang baik di Padang, kok jadi begini, pacaran masuk hutan gelap-gelapan. Syukur-syukur tidak diterkam harimau. Kalo diterkam bertambah pekerjaan kita, kata Dian. [Vn]

Bagikan:
Tags: ,



No Responses


close