Pasbar Darurat Narkotika

Pasbar Darurat Narkotika
Bagikan:




PASAMAN BARAT, RedaksiSumbar.com – Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasaman Barat, Irwan Effenry. SH mengatakan kabupaten ini dalam kondisi darurat narkotika. Mayoritas penggunanya rata-rata remaja.

“Dari dugaan, peredaran Narkotika yang beredar di Kabupaten Pasaman Barat ini berupa Sabu-sabu, Ganja dan Exstasi serta zat lainnya,” ujar Irwan, Senin (11/3/2019) diruang kerjanya.

Menurut Irwan, darurat narkotika disebabkan letak geografisnya Kabupaten Pasaman Barat sebagai daerah perbatasan dengan provinsi besar dan lautan sepanjang bagian barat Pasaman Barat.

Dilanjutkannya, pemberantasan narkotika di kalangan remaja diakuinya cukup sulit. Lantaran akses narkotika ditingkat remaja mudah dengan cara pergaulan mereka.

“Untuk mendapatkan narkotika tentu cukuplah mudah dan dengan harga yang bervariasi dengan membentuk jaringan-jaringan tertentu,” ujar Irwan.

Menurut dia, remaja dapat membeli narkotika hanya sebagai ajang pembuktian dalam pertemanan. Dia menambahkan dari 2018 hingga awal 2019 kasus narkoba di Kabupaten Pasaman Barat ada menurun. Namun, peredaran itu masih tinggi.

Irwan mencatat ada zona merah dalam peredaran narkoba untuk kalangan pelajar yaitu pada wilayah Barat, Timur, Utara dan Selatan di Kabupaten Pasaman Barat.

Hal ini sebagai bentuk atau upaya pencegahan secara dini agar tidak terjerumus ke dalam narkotika.

Kabupaten Pasaman Barat menduduki peringkat 4 besar berdasarkan jumlah pengguna narkoba usia remaja terbanyak dari 19 Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Barat.

Dalam hal ini kata Irwan, Kita dari BNNK Pasbar akan terus melakukan sosialisasi terhadap semua kalangan. Guna, memberantas peredaran narkotika di Pasaman Barat ini.

“Pemerintah Kabupaten, Instansi swasta dan tingkat pendidikan akan dilakukan sosialisasi pencegahan narkoba dan penyalahgunaannya,” tegas Irwan.

(Bisri Batubara)




Bagikan:
Loading...