Pelaku Cabul Ditangkap Masyarakat Diperkarangan Mesjid

Pelaku Cabul Ditangkap Masyarakat Diperkarangan Mesjid
Foto : Tersangka saat Diintrogasi di Polresta Padang
Bagikan:




PADANG, RedaksiSumbar.com– Seorang pelaku pencabulan anak dibawah umur dibekuk satuan Reskrim Polisi Sektor Lubuk Begalung di Jalan Gang Loko Kecamatan Lubuk Begalung Nan XX, Senin 03 September 2018 pukul 18.00 wib.

Pelaku dibekuk karena tertangkap tangan oleh masyarakat dan juga keluarga korban saat hendak melakukan perbuatan yang tidak senonoh terhadap korban sebut saja Bunga siswi kelas 3 sebuah Sekolah Dasar, di perkarangan Mesjid Gang Loko tersebut.

Tersangka Gusrialdi (34) pemuda yang beralamat di Jalan Banuaran No.23 RT 13 RW 04 Kelurahan Banuaran Nan XX Kecamatan Lubuk Begalung Nan XX yang berfrofesi sebagai penjual kue talam tersebut diduga mengiming imingi anak tersebut dengan sejumlah uang hingga tersangka nekat melakukan perbuatan cabuk terhadap korbannya.

Masyarakat dan juga keluarga korban langsung menghubungi pihak Polsek Lubeg sesaat setelah menangkap tersangka yang akan melakukan perbuatan cabulnya kepada korban Bunga.

Kanit Opsnal Polisi Sektor Lubuk Begalung IPDA. Jauhar Rizqulloh Sumirat menuturkan ” Betul kita mendapatkan laporan dari masyarakat atas tertangkap tangannya seorang pelaku pencabulan yang akan melakukan aksi bejatnya terhdap seorang korban yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar.Dikarenakan korban dari pelaku merupakan anak dibawah umur maka kita melimpahkan tersangka ke Unit PPA (perlindungan perempuan dan anak) Polresta Padang guna penyelidikan terhadap tersangka”ujar Kanit Opsnal Polsek Lubeg.

Saat dikonfirmasi kepada Kanit PPA Polresta Padang IPTU.Rozsa Rezky Febrian.Sik.MH “Betul telah dilimpahkan dari Polisi Sektor Lubuk Begalun seorang tersangka pelaku pencabulan anak dibawah umur kepada unit PPA Polresta Padang, Saat ini terhdap tersangka masih dilakukan pemekrisaan secara insentif yang mana tersangka kita jerat dengan Pasal 82 Junto 76 e UUD RI tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 15 tahun kurungan.Dan saat ini kita juga masih menunggu hasil pemeriksaan Pisikologi dan juga hasil visum terhadap korban”terang nya.

[Red]




Bagikan:
Loading...