Pelaku Pembuangan Bayi di Mega Marina Berhasil Ditangkap Polisi

Pelaku Pembuangan Bayi di Mega Marina Berhasil Ditangkap Polisi
Pelaku pembuangan bayi di kawasan Mega Marina pada 26 Agustus 2017 lalu berhasil diringkus oleh Polsek Koto Tangah. Ances Setiawan
Bagikan:




PADANG, RedaksiSumbar.com – Dua bulan usai kasus penemuan bayi di komplek Mega Marina RT 03 RW 07, Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat pada 26 Agustus 2017 lalu, jajaran kepolisian dari Polsek Koto Tangah akhirnya berhasil mengungkap dalang dibalik peristiwa menyedihkan tersebut.

Pelaku tidak lain adalah ibu kandung bayi yang dibuang, Mariati Simarmata alias Meme (23), seorang mahasiswi semester 7 di salah satu Universitas ternama di Kota Padang. Meme ditangkap oleh polisi di kawasan Pasir Parupuk, Kelurahan Parupuk Tabing, Rabu (11/10/2017) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Kapolsek Koto Tangah, Kompol Arsyal membenarkan hal tersebut. “Benar, pelaku telah kita tangkap yang tidak lain adalah ibu dari sang bayi yang dibuang tersebut,” ucap Arsyal, Kamis (12/10/2017).

Dirinya menduga bahwa bayi tersebut sengaja dibuang karena pelaku merasa malu dan tidak menginginkan makhluk tidak berdosa tersebut lahir. “Pekerjaan kami belum selesai, saat ini kami masih mengungkap satu orang pelaku lagi yang tidak lain adalah pasangan dari Meme. Informasi yang kami terima, pelaku merupakan senior korban di kampus tempat mereka menimba ilmu,” papar Arsyal.

Sebelumnya diberitakan, warga komplek Mega Marina dikejutkan dengan penemuan sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki pada 26 Agustus 2017 sekitar pukul 07.10 WIB.

Bayi berjenis kelamin laki-laki yang belum diberi nama tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Joni Anwar (38) di dalam sebuah kardus.

“Ketika saya berada di kawasan danau tersebut, saya melihat sesosok bayi. Sontak, saya langsung menghubungi Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabin Kamtibmas) setempat, Pak Aiptu Mairi Bungsu Duren AB,” ucap Joni.

Mairi yang mendapatkan laporan dari Joni kemudian menghubungi pihak Polsek Koto Tangah untuk terjun ke lapangan. Tim yang dipimpin oleh Kapolsek, Kompol Arsyal kemudian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan membawa bayi tersebut ke RS Bhayangkara Polda Sumbar untuk diberikan perawatan. [Ances Setiawan]




Bagikan:
Topik: , , , , ,
Loading...