Pemko Bukittinggi Dorong Masyarakat Konsumsi Ikan

Pemko Bukittinggi Dorong Masyarakat Konsumsi Ikan
Bagikan:




BUKITTINGGI, RedaksiSumbar.com – Pemerintah kota Bukittinggi terus mendorong masyarakatnya untuk mengkonsumsi ikan terutama konsumsi ikan pada anak usia dini. Hal tersebut dilakukan dalam bentuk pengenalan gizi yang terkandung dalam ikan kepada anak-anak termasuk melalui keikutsertaan lewat perlombaan.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Irwandi mengatakan, Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) saat ini gencar melakukan sosialisasi gemar makan ikan karena kandungan gizi ikan lebih tinggi dan baik dikonsumsi sejak usia dini.

“Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumatera Barat menargetkan konsumsi ikan masyarakat hendaknya mencapai 36 kilogram per kapita per tahun, namun di Kota Bukittinggi target itu baru mencapai 34 kilogram per kapita per tahun, sehingga masih kurang dari target yang tetapkan,” ungkapnya.

Ia menambahkan kebanyakan masyarakat lebih mengutamakan lauk berupa daging, padahal jika lauk daging dialihkan ke pola konsumsi lauk ikan akan membantu percepatan target yang diminta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

“Dari segi gizi ikan memiliki kandungan yang tidak kalah dari daging, dari segi rasa ikan juga dapat diolah menjadi berbagai menu masakan yang memiliki cita rasa tinggi, sehingga nikmat untuk dikonsumsi sehari-hari, dan sejauh ini produk olahan ikan masyarakat juga telah banyak diperjualbelikan di restoran, rumah makan, dan di pasar tradisional,” terangnya.

Sementara itu Ketua Forikan Kota Bukittinggi Yesi Endriani, menuturkan, sebelumnya Forikan Sumbar dan Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar telah menyampaikan informasi tentang lomba gemar makan ikan, dan kegiatan ini akan diikuti sesuai dengan ketentuan perlombaan, karena hal ini juga akan membantu pengetahuan masyarakat soal arti pentingnya mengkonsumsi ikan.

“Ada tiga kategori yang dilombakan yaitu rumah makan, lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) serta kelembagaan Forikan, dan sebagai tahap persiapan lomba gemar makan ikan dilakukan pula sosialisasi mendorong masyarakat agar gemar makan ikan,” ujarnya.

Melalui PAUD dan TK sebut Yesi Endriani, para guru didorong untuk menyajikan pangan tambahan berbahan ikan, menambahkan materi ajar pengetahuan tentang ikan dan alat peraga, sedangkan pada rumah makan didorong agar 75 persen menu yang disajikan terbuat dari ikan.

“Dari persiapan itu, Bukittinggi masuk enam besar untuk ketiga kategori. Ini diharapkan dapat meningkatkan konsumsi ikan di Bukittinggi,” pungkasnya.

Menurut Yesi Endriani, tidak sulit untuk memenuhi kebutuhan ikan di daerah tersebut karena Bukittinggi termasuk daerah tujuan pemasaran ikan dari banyak daerah di Sumbar.

“Pada 13 Mei 2017 nanti juga dijadwalkan lomba memasak ikan dan diikuti 24 kelurahan. Resep yang diciptakan dalam lomba ini diuji kandungan gizinya dibagikan ke lembaga PAUD agar menyajikannya untuk anak,” tuturnya. [Debi Kurnia]

Bagikan:
Tags: ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan