Pencarian Korban Tenggelam di Batang Masang Agam Dihadang Buaya Muara | Redaksi Sumbar

Pencarian Korban Tenggelam di Batang Masang Agam Dihadang Buaya Muara

Pencarian Korban Tenggelam di Batang Masang Agam Dihadang Buaya Muara Dibaca : 3595 Kali
Bagikan:

AGAM, RedaksiSumbar.com- Pencarian korban hilang tenggelam, Katik Zaidin (Tidin), 67 tahun, di sungai Batang Masang, Gadih Angik, Jorong Masang Timur, Kec Tanjung Mutiara, Nagari Tiku V  Jorong, Kab Agam, Kamis (2/2/’17) kemaren telah memasuki hari ke-3. Sejauh ini belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban di sungai yang dikenal dengan sarang buaya muara tersebut.

Katik Zaidin (Tidin), Senin (30/1) lalu mandi di sungai Batang Masang di tempat yang dalam. Awalnya korban terlihat oleh anaknya sendiri bahwa korban jatuh dan hanyut dan belum ditemukan hingga sekarang.

Mendapat informasi tersebut, BPBD Agam, PMI Agam, Satpol PP Agam, Dinsos Agam, Pol Air, TNI/Polri,  RBR Sumbar Wulayah Agam, Basarnas  Padang, RAPI terjun ke lapangan melakukan asessment dan pencarian dimulai dari titik  0 (TKP) kemudian menyusuri sungai Batang Masang dengan peralatan satu perahu karet dari Basarnas Padang, satu perahu fiber dan satu perahu aluminium dari BPBD Agam dengan puluhan personel serta melibatkan sistem kearifan lokal setempat.

Relawan Bencana Ranahminang (RBR) Sumbar Wilayah Agam, yang juga Relawan PMI, RAPI Agam, Ichwan Pratama Danda, S.STP mengatakan pencarian korban dilakukan mulai pukul 8.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB, setiap harinya. Ia mengaku, sejauh ini tidak ada hambatan yang rumit dalam pencarian tersebut, bahkan upaya penyelaman telah dilakukan, namun hasilnya masih nihil.

“Pada Pencarian hari ketiga kemaren (Kamis, 2/2’/17) ada satu perahu pada waktu menyisir ke arah posko (arah kembali) di hadang oleh buaya besar dan di bantu oleh perahu Basarnas dan akhirnya semua personil selamat sampai tujuan,” ungkapnya.

Diakuinya, sungai Batang Masang merupakan sungai yang masih alami dan terdapat banyak buaya muara. Namun ia yakin, Tim relawan akan menemukan korban yang hilang tenggelam tersebut.

Baca Juga :  Tolak Eksekusi, Puluhan Warga Tiku V Jorong Demo PN Lubukbasung

 

“Kita tidak mau menyalahkan atau menuduh binatang, karena kita tidak melihat langsung.  Di sana memang banyak buaya dan di sana memang bisa di katakan sarang buaya muara,” jelasnya lagi.

Untuk kasus ini, tanggap darurat akan tetapkan dilaksanakan hingga  hari Minggu besok (1minggu), namun kemungkinan bisa saja ditambah tergantung permintaan keluarga dan masyarakat.

[Tim Redaksi]

Bagikan:
Tags: ,
Solok Selatan dalam Berita

No Responses

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.

close