Pengangkatan Tenaga Kerja Di Puskesmas Aia Gadang, Pasbar Diduga Tidak Adil

Pengangkatan Tenaga Kerja Di Puskesmas Aia Gadang, Pasbar Diduga Tidak Adil
Tampak kerumunan warga di Puskeamas Nagari Aia Gadang, Kabupaten Pasaman Barat. [IST]
Bagikan:




PASAMAN BARAT, RedaksiSumbar.com – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat diduga abaikan nasib 15 orang tenaga kerja sukarela. Padahal, ke 15 orang tersebut warga setempat.

“Kita sangat kecewa terhadap pimpinan Puskesmas Nagari Aia Gadang ini. Pasalnya, abaikan nasib tenaga kerja sukarela warga setempat,” kata Tokoh Masyarakat Nagari Aia Gadang, Arman, di Aia Gadang, Rabu (13/12/2017).

Kekecewaan itu muncul kata Arman, setelah pihak Pimpinan Puskesmas atau Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat mengangkat tenaga kontrak yang berasal dari daerah lain diluar Nagari Aia Gadang.

“Benar, ini tanah kelahiran kami, namun kami tak kunjung di angkat menjadi tenaga kontrak, bahkan yang di angkat menjadi tenaga kontrak dari luar wilayah ini. Ini sangat kami sayangkan karena kebijakan ini sangat jauh dengan harapan masyarakat setempat serta saat peresmian Puskesmas, Wakil Bupati Pasaman Barat mengatakan utamakan putra setempat,” tegas Arman.

Hendaknya, kata Arman, agar pemerintah daerah dapat mengambil inisiatif. Karena, secara logika dan pikiran jernih kenapa anak nagari itu tidak kunjung di angkat sebagai honorer kontrak, apakah masyarakat di Nagari Aia Gadang ini bukan termasuk di Kabupaten Pasaman Barat.

Parahnya lagi tegas Arman, ada 17 orang dari luar kenagarian itu telah di angkat sebagai tenaga honorer. “Sangat disayangkan sekali mereka anak nagari sendiri tak kunjung di angkat. Bahkan, tak kunjung ada harapan mendapatkan SK kontrak,” lebih tegasnya.

Setelah dikonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat, Haryunidra, melalui telepon genggamnya memgatakan, terkait penggangkatan tenaga kontrak baru di Puskesmas Nagari Aia Gadang itu tidak ada. Cuman ada penyisipan, itu pun tenaga sukarela juga.

“Pengangakatan tenaga kontrak tidak ada, yabg ada penyisipan satu orang, itupun tenaga sukarela bukan kontrak,” tegas Haryunidra.

Haryunidra mengatakan juga, akan segera melihat apa tuntutan mereka yang unjuk rasa ke Puskesmas Nagari Aia Gadang itu. “Kita akan lihat dulu isi tuntutan mereka, agar bisa dijelaskan nantinya,” jelas Haryunidra. [ZAL]

Bagikan:
Tags: , , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.