Pengemudi Ojek Daring di Padang Lakukan Aksi Konvoi, Apa Yang Terjadi?

Pengemudi Ojek Daring di Padang Lakukan Aksi Konvoi, Apa Yang Terjadi?
Ratusan pengemudi angkutan dalam jaringan (daring) di Kota Padang melakukan aksi konvoi pasca adanya dugaan pengeroyokan terhadap salah satu pengemudi. (Arief Wisa)
Bagikan:




PADANG, RedaksiSumbar.com – Ratusan pengemudi angkutan dalam jaringan (daringan) seperti Go-Jek dan Grab di Kota Padang melakukan aksi iring-iringan di jalanan setelah adanya laporan salah seorang driver diduga mendapatkan pengeroyokan dari tukang ojek konvensional di kawasan Air Tawar, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (14/11/2017).

Informasi yang berhasil dihimpun, insiden penganiayaan yang menimpa salah satu pengemudi angkutan generasi milenial ini beredar di grup percakapan media sosial Whatsapp Messenger oleh Andik, salah seorang pengemudi Go-Jek.

Dirinya mengabarkan ke rekan lain bahwa salah seorang anggotanya dianiaya oleh tukang ojek pangkalan. Informasi ini akhirnya merembet dan ratusan pengemudi angkutan daring mendatangi lokasi penganiayaan yang diduga terjadi kepada salah seorang driver Go-Jek.

Akibat aksi iring-iringan sepeda motor pengemudi ojek online pangkalan ojek konvensional tersebut, jalanan sempat menjadi macet total karena menarik perhatian masyarakat dan pengendara kendaraan pribadi.

Di pangkalan ojek Cenderawasih, Air Tawar, perwakilan pengemudi angkutan daring dan konvensional sempat bertemu dan berdiskusi untuk mengklarifikasi kebenaran informasi tersebut. Namun, perwakilan ojek pangkalan (opang) mengaku tidak mengetahui informasi yang beredar tersebut.

“Tidak ada insiden pengeroyokan disini, karena dari pagi hingga sore semua berjalan lancar seperti biasanya. Disini ada pangkalan ojek Cenderawasih, Belibis, dan Gajah,” kata salah seorang perwakilan ojek konvensional.

Tidak sampai disitu, kemudian para pasukan berjaket hijau tersebut beralih ke Jalan Patenggangan dan Gajah. Disana, mereka bertemu dengan salah seorang perwakilan ojek konvensional bernama Al (34).

“Saya tahunya kejadian ini sesudah maghrib. Saat saya sudah pulang ke rumah. Saat kejadian yang diinformasikan tersebut, saya tidak di lokasi,” katanya.

Dalam diskusi antara pengemudi Go-Jek dengan perwakilan pangkalan ojek di kawasan Air Tawar, akhirnya diputuskan hasil untuk mendatangkan korban hari ini dan melaporkan ke pihak berwajib keenam orang yang diduga melakukan pengeroyokan. Kemudian mengembalikan atribut Go-Jek yang diduga disita oleh tukang ojek pangkalan dan membatalkan seluruh perjanjian antara pengemudi Go-Jek dengan ojek pangkalan.

Koordinator Lapangan (Korlap pengemudi Go-Jek Lubuk Begalung, Adink mengaku bahwa salah seorang anggotanya mengalami luka lebam di sekujur tubuh dan robek di kepala. Aksi ini dikarenakan anggotanya dihadang oleh tukang ojek Belibis saat membawa penumpang dan hendak menyita helmnya. Sang driver yang merasa helmnya dirampas, menolak dan terjadilah aksi pengeroyokan.

“Informasinya, ada anggota saya yang membawa penumpang ke arah sana, sesampainya disana, langsung dihadang oleh tukang ojek. Mereka juga diduga langsung saja merampas pelindung kepala (helmet, red) yang dipakai penumpang. Spontan anggota saya menolak dan melihat adanya perlawanan, anggota saya dikeroyok oleh enam orang tukang ojek di Belibis,” katanya.

Sementara itu Kapolsek Padang Utara, Kompol Zulkafde mengatakan pihaknya tidak menerima laporan penganiayaan Go-Jek tersebut. Hanya saja, saat ratusan pengemudi angkuta daring tersebut beriringan, pihaknya langsung turun ke lapangan.

“Tidak ada laporan yang masuk ke kami, namun saat berlangsung aksi sweeping,  kami memonitor dengan menurunkan beberapa orang anggota,” ucap Kapolsek.

Hingga berita ini diturunkan, ratusan pengemudi angkutan daring tersebut masih berkumpul di lapangan depan kolam renang Teratai, GOR H Agus Salim. Wakapolresta Padang, AKBP Tommy Bambang Irawan sempat memantau aksi yang dilakukan oleh pengemudi, namun sesaat dirinya kemudian meninggalkan lokasi berkumpulnya para tukang ojek era moderen tersebut. [AWS]

Bagikan:
Tags: , , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan