Pengurusan Sertifikat Tanah Di BPN Dharmasraya Dikeluhkan Masyarakat | Redaksi Sumbar

Pengurusan Sertifikat Tanah Di BPN Dharmasraya Dikeluhkan Masyarakat

Pengurusan Sertifikat Tanah Di BPN Dharmasraya Dikeluhkan Masyarakat
[ilustrasi/istimewa]
Dibaca : 356 Kali
Bagikan:

DHARMASRAYA, RedaksiSumbar.com – Pembuatan sertifikat umum di Kabupaten Dharmasraya mendapat keritikan dari masyarakat yang mengurus. Pasalnya, sudah tiga bulan sertifikat tanahnya yang diurus belum juga selesai.

Menurut salah seorang warga, M. Rapi (38) warga Jorong Koto, Nagari Gunung Medan, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Rabu (20/9/2017) mengatakan bahwa lebih kurang 3 lalu, sudah mengajukan pembuatan sertifikat kepada pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Sampai hari ini, sertifikat tanah saya belum juga terbit oleh pihak BPN. Alasan mereka, pengajuan saya itu digugat oleh dua orang warga Nagari Gunung Medan atas nama Suherman dan Sahur,” katanya.

Dijelaskan M, Rapi, mengapa digugat. Sementara, di wilayah yang sama semua permohonan pembuatan sertifikat disahkan secara nasional. Malah, ada salah seorang warga yang mengurus, tidak sampai dua minggu sertifikat sudah diterimanya.

“Wali Nagari, Ninik Mamak, Ketua KAN mengesahkan secara Nasional dalam pembuatan sertifikat umum oleh salah seorang Kepala Jorong Lubuk Aur atas nama Katino,” sebutnya dengan nada kesal.

Diduga, dalam pembuatan sertifikat terhadap Katino, selaku Kepala Jorong Lubuk Aur itu, melakukan penipuan terhadap penggugat dengan cara tidak memenuhi syarat menempelkan pengumuman gugatan di kantor BPN.

“Saya mengajukan permohonan pembuatan sertifikat atas nama istri Asmawati, untuk tiga sertifikat. Mulai dari sertifikat kebun sawit, sawah dan kebun karet dengan biaya sudah di berikan ke pihak BPN Rp.10.000.000 lebih,” tegas Rapi.

Setelah dinkonfirmasi Kepala Jorong Lubuk Aur, Katino, membenarkan kalau pembuatan sertifikat tanah umum dengan lahan satu hektar itu tidak sampai 2 minggu. Apalagi, melalui Notaris dengan biaya Rp. 7.000.000 pastinya selesai cepat.

“Ya, tidak sampai dua minggu, sertifikat saya sudah sudah diberikan sama pihak BPN. Saya ajukan permohonan sertifikat itu ke BPN pada akhir Agustus 2017 kemaren melalui Notaris, sekarang sudah siap,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tim Satgas Saber Pungli Dharmasraya Dilantik

Selanjutnya, dikonfirmasi Kepala Pengukuran BPN Dharmasraya, Joko, membenarkan adanya pembuatan sertifikat atas nama Asmawati ke BPN. Tapi terhenti sementara, karena ada gugatan tertulis dari warga setempat atas nama Suherman dan Sahur yang dilayangkan kantor BPN.

Jadi, BPN akan membuat berupa pengumuman yang ditempelkan di kantor Wali Nagari atau Kantor Camat untuk pemberitahuan bahwa tanah tersebut akan disertifikatkan selama satu bulan. Apabila, dalam satu bulan itu tidak ada surat masuk maka kami akan terbitkan sertifikat tersebut.
“Suherman dan Sahur itu mengajukan gugatan atau keberatan secara tertulis. Yang katanya, tanah yang akan disertifikatkan oleh atas nama Asmawati itu tanah mereka,” jelas Joko. [Nofshan/WN]

Bagikan:
Tags: ,
Loading...
Solok Selatan dalam Berita

No Responses

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.

close