Penyebab Ikan Mati di Sungai Batang Pandan Kinali Menunggu Hasil Labor | Redaksi Sumbar

Penyebab Ikan Mati di Sungai Batang Pandan Kinali Menunggu Hasil Labor

Penyebab Ikan Mati di Sungai Batang Pandan Kinali Menunggu Hasil Labor Dibaca : 594 Kali
Bagikan:

PASAMAN BARAT, RedaksiSumbar.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasaman Barat belum bisa memastikan penyebab ikan mati secara tiba-tiba di sungai Batang Pandan, Bancah Rambai, Jorong Langgam Nagari Kinali, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Minggu (26/3/2017) sekitar pukul 08.30 WIB.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Edi Busti, melalui Kabid Pengawasan Dampak Lingkungan Hidup, Kabupaten Pasaman Barat, Yulina, saat dikonfirmasi membenarkan adanya ikat mati di Sungai Batang Pandan, Jorong Langgam, Nagari Kinali. Namun, belum bisa dipastikan penyebabnya.

“Kita dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasaman Barat sudah turun ke lapangan dan langsung ke sungai sekaligus pengambilan air sungai dan ikan mati sebagai sampel untuk diteliti di laboratorium,” jelasnya.

Selanjutnya, kata Yulina, setelah kita mengambil sampel air dan ikan mati itu barulah kita bawa ke Padang untuk di teliti Laboratorium agar bisa diketahui penyebab ikan mati tersebut.

“Kita tidak mau gegabah dalam memberikan keputusan penyebab ikan mati di sungai. Sebelum adanya hasil labor yang membuktikan,” sebut Yulina.

Kita tidak pungkiri apa yang sudah dikatakan oleh warga masyarakat Jorong Langgam, Nagari Kinali itu terkait penyebab ikan mati. Karena, jarak pabrik dengan sungai tidak jauh dan mungkin saja pantauan saat itu air sungai berubah.

“Warga masyarakat itu tidak salah memberikan laporan adanya ikan mati di sungai akibat limbah. Karena, kolam limbah Pabrik PT. Gunung Sawit Abadi (GSA) tidak jauh dari Sungai Batang Pandan,” kata Yulina.

Tapi yang jelas, kata Yulina, kita tunggu aja hasil laboratorium dalam waktu dekat ini. Kalau memang penyebabnya Limbah Pabrik PT. GSA, kita akan berikan sanksi.

“Kita buktikan dulu, baru jelas apa penyebabnya. Kalau memang dari Limbah Pabrik kita berikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku,” papar Yulina.

Baca Juga :  Pabrik Sawit PT. AAI Rugikan Masyarakat

Saat dikonfirmasi Manager Pabrik Kelapa Sawit PT. Gunung Sawit Abadi (GSA) melalui telepon genggamnya membenarkan adanya ikan mati di Sungai Batang Pandan yang tidak jauh dari pabriknya.

“Benar, ada ikan mati di Sungai Batang Pandan. Tapi, kami tidak tau penyebabnya, karena kolam limbah pabrik jumlahnya ada sembilan (9), yang baru terisi ada empat (4), berarti masih tersisa kolam kosong sekitar lima (5) kolam lagi ,” jelasnya.

Kita tunggu saja hasil laboratoriumnya, karena pihak pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasaman Barat sudah turun ke sungai untuk mengambil sampel dan didampingi oleh Camat Kinali, Ninik Mamak, tokoh masyarakat serta Ketua DPRD Pasaman Barat dan masyarakat setempat.

“Kita siap terima keputusan, apabila limbah kita yang bermasalah. Tapi, saya yakin sesuai dengan hasil penelusuran bersama tadi tidak ada penyebab dari limbah,” sebutnya. [Bisri Batubara]

Bagikan:
Tags: , , , , , , ,
Solok Selatan dalam Berita

No Responses


close