Penyerahan Bonus Atlet Pessel Masih Ditunda

Penyerahan Bonus Atlet Pessel Masih Ditunda
Bagikan:

PESISIR SELATAN, RedaksiSumbar.com – Penantian dan harapan Bonus para atlet dan pelatih, hingga official pada semua cabang olahraga yang berlaga pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat (Sumbar) November 2016 lalu, di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) masih ditunda.

“Penundaan bonus tersebut dikarenakan ada sejumlah persyaratan administrasi yang belum tuntas sampai saat ini,” sebut Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pesisir Selatan, Welly Hendra, saat menggelar pertemuan terbuka dengan seluruh Pencab di Painan. Selasa, (11/4/2017)

Selain itu, penyerahan bonus tersebut juga ditunda karena belum adanya kesepahaman antara pemerintah daerah dengan para penerima bonus dan Pencab masing-masing cabang olahraga (cabor) terkait mekanisme yang akan diterapkan.

“Pada satu sisi, pemerintah menginginkan bonus tersebut langsung diserahkan ke masing-masing atlet. Sementara itu, disisi lain sejumlah pengurus cabang olahraga menginginkan agar bonus tersebut diberikan secara bersamaan,” jelas dia.

Menurutnya hal yang lebih rumit lagi adalah terkait anggaran yang dihibahkan ke KONI Pessel tidak mencukupi untuk pembayaran semua bonus atlet.

“Kalau kita rincikan, bonus keseluruhan para atlet adalah Rp.2,9 miliar, belum lagi operasional KONI selama ini?Sementara itu, hibah yang kita terima dari Pemkab hanya Rp.2,5 miliar. Hal ini tentu menjadi kendala kita semua saat ini,” sebutnya lagi.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, pada Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Pesisir Selatan (Pessel), Nasral mengatakan, sesuai SK Bupati untuk penyerahan bonus para atlet, agar langsung ditransfer ke rekening masing-masing para atlet.

“Nah, agar bonus tersebut bisa segera dicairkan secepatnya, tentu KONI harus menyiapkan masing-masing nomor rekening atlet. Setelah itu, barulah pencairan bonus dapat dilakukan,” ungkapnya.

Terkait hal itu, ia menyarankan agar KONI dan masing-masing pengurus cabang olahraga, bisa duduk bersama dengan kepala daerah untuk membicarakan bagaimana mekanisme yang semestinya. Sehingga penyerahan bonus atlet, tidak terkendala dalam pencairannya.

“Semua harus duduk bersama, cari bagaimana solusi terbaiknya. Tujuannya agar penyerahan bonus atlet ini segera menemui titik terang,” ajaknya.

Salah satu cabang olahraga (cabor) sepatu roda, Turisep mengatakan, dalam mekanisme pembagian bonus para atlet, sangat diperlukan transparansi terkait peruntukannya. Ia meminta agar Pemkab lebih menjelaskan apakah dana tersebut untuk atlet atau dana hibah untuk sekretariat KONI.

“Nah, hal ini yang perlu kita perjelas kembali. Jika memang dana hibah ini untuk para atlet maka tentu harus ada surat tertulis dari Bupati, begitupun sebaliknya. Nanti dijelaskan pula secara rinci bagaimana mekanisme pencairannya,” tutupnya.

Diketahui sebelumnya, pada ajang Porprov 2016 yang digelar di Kota Padang (Sumbar), kontingen asal Pesisir Selatan (Pessel), berhasil mencatatkan rekor terbaik dengan posisi kelima, dari 18 Kabupaten/Kota (kecuali Padang Panjang,red) yang ikut berlaga saat itu, dengan menyabet 48 emas, 40 perak dan 72 perunggu. Pada ajang Porprov sebelumnya, Pessel hanya mampu meraih peringkat 12. [Rega Desfinal.*]

Bagikan:
Tags: , , , , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan