Perantau Tanah Datar Se Nusantara Bentuk Bakor KKTD Nasional

Perantau Tanah Datar Se Nusantara Bentuk Bakor KKTD Nasional
Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno sedang memberikan sambutan pada acara Bakor KKTD Nasional di Tanah Datar. [Riadi]
Bagikan:

TANAH DATAR, RedaksiSumbar.com – Perantau Tanah Datar Se Nusantara adakan Silaturahmi Nasional Perantau Tanah Datar Edisi Pulang basamo tahun 2017, Kamis (29/6/2017) di di Gedung Nasional Suri Maharo Dirajo Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. Dalam pertemuan itu perantau membentuk Badan Koordinasi Kerukunan Keluarga Tanah Datar Luhak Nan Tuo Nasional (Bakor KKTD Nasional).

Tidak kurang dari 14 perwakilan perantau Tanah Datar se Nusantara  KKTD/IKTD/ILKTD yaitu dari Aceh, Medan, Dumai,Pekanbaru, Indragiri, Tanjungpinang, Batam, Jambi, Bengkulu, Lampung, Jabodetabek,  Bandung, Bali dan Kupang menyatakan siap menghimpun dan menyatukan diri dalam satu panji organisasi yang bernama Badan Koordinasi Kerukunan Keluarga Tanah Datar Luhak Nan Tuo Nasional atau yang disingkat Bakor KKTD Nasional.

Turut hadir dalam acara itu, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi, Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma, Wakil Ketua DPRD Provinsi Arkadius Dt. Intan Bano, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Irman dan Saidani, Ketua TPP PKK Ny. Emi Irdinansyah, Wakil Ketua TP PKK Ny. Retri Zuldafri, Ketua Panitia Joni Sastra dan Ketua Kongres Imatar se Nusantara Apri Oka.

Dari perantau juga terlihat hadir Ketua Bundo Kandung Provinsi Prof. Raudha Thaib, Prof, Firman Hasan, Dr. Erigas, H. Bustamam, Prof Yuliandri, Prof. Nurhayati Hakim, Dr. Marjohan, Yohannes Dahlan, Mak Katik Tokoh Budaya, Syaiful Zein, Ir. Syafruddin dan tokoh-tokoh Tanah Datar lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno memberi apresiasi kepada perantau Tanah Datar yang menggelar Silaturahmi Nasional Perantau Tabun 2017 ini.

“Sebuah langkah bagus, pulang basamo digabung dengan beberapa kegiatan-kegiatan terutama dibentuknya kepengurusan perantau Tanah Datar secara nasional yang tentunya akan meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan serta jalinan silaturahmi antar ranah dengan rantau,” ucap Gubernur Irwan yang juga “anak pisang” rang Tanah Datar.

Gubernur  juga menyampaikan, tradisi pulang basamo perlu terus digiatkan mengingat banyak nilai positifnya. Perantau pulang kampung akan membuat hubungan antar mamak dengan kemenakan, kakak dengan adik, orang tua dengan anak, rantau dengan ranah semakin erat selain turut membangun kampung halaman.

Kepada Ikatan Mahasiswa Tanah Datar sangat diapresiasi dengan pelaksanaan kongres Ikatan Mahasiswa Tanah Datar se Nusantara, ini gebrakan besar. Mudah-mudahan memperkokoh persatuan dan kesatuan sesama mahasiswa asal Tanah Datar yang juga diharapkan lahir tokoh-tokoh muda asal Tanah Datar.

Bupati Irdinansyah Tarmizi pada kesempatan ini memberi apresiasi kepada tokoh-tokoh perantau di berbagai daerah yang punya keinginan membentuk satu payung organisasi perantau Tanah Datar.

“Pemerintah Kabupaten Tanah Datar sangat mendukung Silatnas dengan agenda pembentukan Badan Koordinasi KKTD Nasional,” ungkap irdinansyah

Disebutkan pada kesempatan itu, pemerintah daerah mempunyai program prioritas di antaranya, pengembangan infrastruktur, pengembangan pariwisata, peningkatan kualitas SDM dan pelayanan publik.

Berbagai prestasi telah diraih pada dua tahun terakhirnya seperti Opini WTP atas LKPD untuk ke 6 kalinya, Piala Wahana Tata Nugraha, Kabupaten Pengelola Pendidikan Terbaik tingkat Provinsi, Nagari Berprestasi, Posyantek terbaik tingkat provinsi, Penghargaan Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur dari Menteri PU dan PR, Penyusunan Dokumen Perencanaan Terbaik di Provinsi, Top 99 Pelayanan Publik dari Men Pan RB dan lainnya.

“Semua penghargaan itu berkat dukungan seluruh masyarakat baik yang ada di kampung halaman dan yang di rantau, tanpa dukungan seluruh masyarakat cita-cita mewujudkan masyarakat Tanah Datar yang madani, sejahtera dan berbudaya dalam nilai ABS SBK sulit tercapai,” katanya.

Bupati juga menyampaikan, berdasarkan informasi panitia, perantau yang terdaftar pulang basamo sekitar 6.000 orang namun melihat begitu ramainya diperkirakan tidak kurang dari 20.000 perantau pulang kampung tahun ini. “Daftar pulang basamo itu diperkirakan beda dengan yang hadir sekarang ini, karena diperkirakan mencapai 20.000 orang,” sebutnya.

Ditambahkannya, pemerintah daerah terus berusaha menggandeng perantau untuk turut membangun kampung halaman. “Kami senantiasa siap menerima masukan, pemikiran, kritikan, bantuan untuk kemajuan daerah yang kita cintai ini,” tegas Bupati.

Sementara itu Ketua KKTD Jabodetabek Dr. Yuherman, MH yang juga terpilih sebagai Ketua Bakor KTTD Nasional menyampaikan, keinginan pulang basamo secara nasional sudah lama direncanakan namun baru dapat terealisasi tahun ini.

“Ada tujuan Utama dari pulang basamo tahun ini yakni mempersatukan seluruh potensi dan sumber daya perantau yang tersebar di seluruh penjuru agar bisa bersinergi, berkontribusi dan mendukung program pembangunan pemerintah Tanah Datar,” jelas Yuherman

Pada 27 Juni 2017 telah dideklarasikan Indo Jolito yang keinginan bergabung dalam satu panji Bakor KKTD Nasional. “Mudah-mudahan KKTD, IKTD, IKLTD, IKA Nagari, Jurai bisa berkomunikasi aktif dengan Bakor KKTD. Memaksimalkan potensi besar yang kita miliki untuk turut membantu kampung halaman,” sebut Yuherman yang ditunjuk menjadi Presidium bersama Nurzahedi dari IKTD Riau dan Ricky dari IKTD Lampung.

Pada acara ini juga dipilih dari peserta yang hadir dengan busana tradisi Minangkabau terbaik kategori laki-laki dan wanita. [Riadi/Bisri Batubara]

Bagikan:
Tags: , , , , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan