Peringati HJK, Tentara di Pariaman Ini Punya Cara Unik Sendiri Bantu Petani

Peringati HJK, Tentara di Pariaman Ini Punya Cara Unik Sendiri Bantu Petani
Tentara dan Petani di Kayu Tanam memanfaatkan ban bekas mengangkut batu yang digunakan untuk membuat irigasi yang jebol beberapa waktu lalu. (PENREM)
Bagikan:




PADANG PARIAMAN, RedaksiSumbar.com – Pasca jebolnya Bendungan Irigasi Primer Tali Banda Baru Korong Pasa Surau Guguk beberapa hari yang lalu akibat luapan air hujan yang deras mengakibatkan area sawah di Nagari Kayu Tanam dan terancam kekeringan, sejumlah prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0308/Pariaman membantu petani yang sawahnya terancam kekeringan, Rabu (6/12/2017)

Dandim 0308/Pariaman, Letkol (Arh) Hermawansyah, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu petani Nagari Kayu Tanam dan juga merupakan rangakain peringatan Hari Juang Kartika (HJK) yang akan jatuh pada 15 Desember 2017 mendatang.

“Kita gelar di tempat ini karena beberapa hari yang lalu bendungan di sekitar sawah ini jebol dan airnya meluap, yang mengakibatkan 600 hektar area sawah di Nagari Kayu Tanam yang sebentar lagi akan memasuki masa bercocok tanam menjadi kekurangan air dan terancam kekeringan,” sebutnya

Ada cara unik yang dilakukan oleh para tentara mensiasati keterbatasan alat untuk membantu petani. Mereka memasang tanggul yang membatasi sungai dengan jalur irigasi yang jebol dengan menumpuk material batu yang ada di lokasi. Pengambilan material batu dan kayu dari seberang sungai yang ada di sekitar lokasi, dilakukan cara menggunakan alat bantu ban dalam mobil.

“Karena tidak ada yang tidak bisa. Yang penting berusaha terlebih dahulu dan terbukti sawah para petani kembali dialiri air. Mereka bisa melakukan cocok tanam di sawah mereka masing-masing,” ujar Dandim. [Red]

Bagikan:
Tags: , , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.