Pokdakan Suak Bungo Tanjung Didukung Pemkab Pasbar Dalam Budidaya Tambak Udang Vaname

Pokdakan Suak Bungo Tanjung Didukung Pemkab Pasbar Dalam Budidaya Tambak Udang Vaname
Bagikan:




PASAMAN BARAT, RedaksiSumbar.com – Dalam mendukung percepatan pembangunan, berbagai upaya terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Perikanan Pasaman Barat. Antara lain melakukan sinergi dengan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) yang ada di Nagari Air Bangis dalam pengembangan usaha tambak udang.

Karena, usaha tambak udang Vaname sangat prospektif dikembangkan di kawasan Air Bangis yang dikenal sebagai daerah pesisir ini.

Jalinan sinergisitas itu setidaknya terlihat saat Kepala Dinas Perikanan Pasaman Barat, Arial Efendi dan Pengurus Pokdakan Suak Bungo Tanjung saat berkunjung ke areal kolam tambak udang Vaname mereka di Pasa Pokan, Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat belum lama ini.

“Saya sangat mendukung dengan langkah yang dibuat oleh Pokdakan ini. Karena, apabila tangkap ikan susah dilaut, masih ada usaha lainnya. Apalagi usaha tambak udang mampu bertahan lama dan sangat prospektif untuk dikembangkan,” papar Arial Efendi saat dikunjungi media di ruang kerjanya belum lama ini.

Arial Efendi juga menyatakan sangat mendukung upaya Pokdakan Suak Bungo Tanjung untuk menghidupkan usaha tambak udang Vaname ini. Jelas kita sangat mendukung upaya Pokdakan yang mendorong pengembangan usaha tambak udang Vaname.

“Di Nagari Air Bangis sendiri lahan untuk tambak udang sangat tersedia luas seperti di kawasan lainnya di wilayah Pigogah, Peti Bubur. Kawasan untuk membudidayakan Tambak Udang Vaname ini sudah tersedia, tinggal mencari investor yang mau berinvestasi di Pasaman Barat,” jelasnya.

Sekarang kata Arial Efendi, areal tambak udang Vaname yang dikelola oleh Pokdakan itu sebanyak 5 kolam. Itu sudah 95 % siap, tinggal pemasangan terpal plastik lalu memasukkan air dan baru menunggu Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumatera Barat untuk memastikan kolam tersebut sudah ok atau belum.

“Kolam itu sudah Ok, namun pihak Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Barat adalah sebagai pemberi bantuan bibit nantinya, tentu mereka akan cek dulu kelayakan daripada kolam tersebut,” terangnya.

Lebih jauh Arial Efendi menyatakan, ada beberapa faktor penting dalam pengembangan tambak udang Vaname ini. Antara lain prospek pasarnya sangat menjanjikan karena restoran dan hotel-hotel perlu udang segar. Juga untuk ekspor ke luar negeri, karena permintaan cukup tinggi. Kemudian adanya dukungan pemerintah daerah, masyarakat, dan pengusahanya sendiri serta alih teknologi pengelolaan yang relatif mudah.

Sehingga ke depan nanti kata Arial Efendi, Pemkab Pasbar akan segera melakukan berbagai upaya terobosan dalam mendukung usaha tambak udang ini, termasuk dalam hal regulasi dengan memberikan kemudahan perizinan bagi para pengusaha.”Ini semua sangat menjanjikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Arial Efendi juga mengharapkan Pasaman Barat khususnya Nagari Air Bangis agar mendukung kegiatan Tambak Udang Vaname ini. “Bagi yang punya modal, alangkah baiknya budidaya udang Vaname ini dikembangkan di Air Bangis secara mandiri atau kelompok,” harapnya. (Red)




Bagikan:
Topik: , ,
Loading...