Polisi Tilang 1500 Pengendara di Padang

Polisi Tilang 1500 Pengendara di Padang
Bagikan:




Padang,RedaksiSumbar.com – Razia Kendaraan bermotor yang dilakukan Satuan Lalu Lintas Polresta Padang dalam Dua hari menghabiskan 1500 tilang yang telah dilayangkan kepada pengendara bermotor yang melakukan pelanggaran.

“Selama dua hari ini sudah 1500 tilang yang telah kami keluarkan terhadap pelanggar di Wilayah Hukum Polda Sumbar, ujar Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Sumbar AKBP Erwin H.Dinata.

AKBP Erwin H Dinata yang saat itu didampingi Kasubdit Dikyasa Kompol Ari Wibowo serta Kasat Lantas Polresta Padang Kompol Asril Prasetya menjelaskan, banyaknya pelanggaran lalu lintas yang dilakukan masyarakat di Kota Padang kebanyakan pelanggaran kasat mata seperti tidak menggunakan helm,tidak memakai kaca spion serta pelanggaran pelanggaran lain nya.

Dalam razia penertiban kali ini Satlantas Polresta Padang menurunkan lebih kurang sekitar 40 personel untuk melakukan razia penertiban kendaraan bermotor disepanjang jalan Pantai Cimpago Pantai Padang pada hari Jumat,(23/02/2018).

Razia tersebut digelar dikarenakan masih banyak nya pelanggaran pengendara kendaraan bermotor serta tinggi nya angka kecelakan Lalu Lintas dikawasan Pantai Cimpago tersebut.

“Razia ini kami lakukan untuk menegur masyarakat sekaligus mengingatkan agar tidak melanggar aturan lalu lintas,” ujar Kasat Lantas Polresta Padang, Kompol Asril Prasetya.

Ia mengatakan bahwa lokasi tersebut biasanya banyak masyarakat yang bersantai sehingga menelantarkan keselamatan dalam berkendara.

“Banyak masyarakat yang melewati lokasi ini dengan tidak menggunakan helm dan itu sangat bebahaya untuk keselamatan,” sambungnya.

Hal tersebut terbukti dari hasil penindakan yang dilakukan di dua titik oleh Satlantas Polresta Padang di daerah Pantai Padang.

“Kami melakukan razia di Simpang Rusunawa dan Simpang Hang Tuah, memang banyak masyarakat yang melakukan pelanggaran,” lanjutnya.

Ia mengatakan dalam razia yang digelar selama dua jam tersebut, pihaknya melakukan penindakan penilangan terhadap ratusan pelanggar.

“Ratusan yang ditilang itu kebanyakan pelanggar roda dua yang tidak menggunakan helm,” sambungnya.

Sementara pelanggaran lainnya juga dilakukan oleh pengendara roda empat yang menggunakan nomor plat palsu dan tidak sesuai dengan nomor plat yang tertera di Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

“Kami mengimbau masyarakat meskipun melewati lokasi wisata untuk tetap menaati aturan lalu lintas, terutama menggunakan helm yang berfungsi untuk mengamankan kepala jika terjadi kecelakaan,” imbaunya.[KRS]




Bagikan:
Topik:
Loading...