Polsek Padang Timur Terus Buru Pelaku Tawuran dan Begal | Redaksi Sumbar

Polsek Padang Timur Terus Buru Pelaku Tawuran dan Begal

Polsek Padang Timur Terus Buru Pelaku Tawuran dan Begal Dibaca : 1842 Kali
Bagikan:

Padang, RedaksiSumbar.com–Kapolsek Padang Timur, Kompol Febgendri melalui Kanit Reskrim, Iptu Jaswir ND, Rabu (11/1) siang mengatakan bahwa saat ini masih memburu pelaku lain dalam aksi tawuran dan pembegalan yang dilakukan oleh sekelompok remaja di kawasan Sawahan, Kecamatan Padang Timur beberapa waktu lalu.

“Kami memastikan akan terus memburu pelaku lain aksi tersebut karena sudah meresahkan dan menimbulkan korban jiwa,” tegas Jaswir.

Dijelaskan, jumlah pelaku yang diamankan saat ini di Mapolsek yang beralamat di Jalan Dr. Sutomo ini telah berjumlah tiga orang.

Tiga orang yang berhasil diringkus diantaranya Tio Suyitno (23) warga Jalan Sutan Syahrir, Kecamatan Padang Selatan yang ditangkap jajaran reserse kriminal (reskrim) Polsek Padang Timur pada Selasa (3/1) sore sekitar pukul 16.15 WIB.

Kedua pelaku lainnya diketahui bernama Rahmad Hendry (18), warga Simpang Enam, Kecamatan Padang Barat dan Muhammad Ramadhan (17), warga Berok II, Kecamatan Padang Barat yang diamankan pada Jumat (6/1) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

“Kami akan memburu semua pelaku yang diduga berjumlah lebih kurang 10 orang tersebut. Pelaku tawuran di Kota Padang makin hari makin masif dan tidak lagi hanya satu lokasi,” terangnya.

Disebutkan mantan Kanit Reskrim Polsek Lubuk Begalung, modus yang digunakan oleh para pelaku adalah dengan mengejar para korban seusia mereka dan menanyakan asal usulnya, lalu memukuli para sasaran dengan benda tumpul dan melarikan sepeda motor para korban.

“Mereka mengejar para korban dengan segerombolan banyaknya, lalu mengepung sasaran dan menanyakan identitas korban untuk menakut-nakuti para korban, setelah itu mereka memukuli para korban dengan senjata tajam (sajam), untuk kemudian melarikan kendaraan korban. Hasil penjualan sepeda motor mereka gunakan untuk berfoya-foya dan minuman keras (miras),” papar pria yang kerap disapa Mak Dang ini.

Baca Juga :  Pencuri dan Penadah Barang Elektronik Diamankan Polsek Luki

Dari pengakuan kedua pelaku rekan Tio, kelompok mereka dinamakan Warga Simpang Anam Family (WSAF). “Dalam melakukan aksi, kami sering bergabung dengan kelompok Lakang Surau Nekad (Lasnek) yang dikomandoi oleh Tio Suyitno.

“Kami sering melakukan aksi di seputaran wilayah Ganting hingga Aur Duri,” ucapnya.

Ia juga menuturkan bahwa ada sekitar 50 kelompok tawuran yang ada di Kota Padang, “Ada sekitar 50 kelompok Bang, itu informasi yang saya dapat,” tuturnya.

Salah seorang korban penyerangan aksi brutal kawanan tawuran dan begal, Fauzi Prasetyo yang melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Padang Timur menyebut bahwa saat itu dirinya baru saja pulang dari rumah sakit melihat rekannya, Adek dan Danil yang dirawat di RSUP Dr. M Djamil Padang karena mengalami kecelakaan lalu lintas pada malam perayaan tahun baru beberapa waktu lalu.

“Sesampainya di depan SPBU Sawahan ketika saya hendak mengantarkan teman saya, Yohannes (18) ke kediamannya di Kubu Dalam Parak Karakah, saya dihambat dan ditanyakan oleh mereka saya dari mana dan mau kemana, namun segerombolan orang tersebut memukuli kami dan merampas sepeda motor milik saya,” ungkap Fauzi.

Sementara itu, Ismaneli (34), salah seorang orang tua penyerangan terhadap salah seorang korban lainnya, Rafli (14) saat diwawancarai hanya ingin para pelaku ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Ini sudah tidak bisa ditolerir lagi, mereka anak tawuran itu makin hari makin mengganas dengan membawa senjata tajam yang tidak lagi kecil ukurannya, namun sudah dimodifikasi dan itu yang mereka gunakan untuk berbuat kerusuhan, proses hukum saja dia pak sesuai hukum yang berlaku,” ucap wanita 35 tahun tersebut.

Sebelumnya diberitakan, setelah diburu selama delapan bulan, akhirnya pelarian Tio Suyitno (23) warga Jalan Sutan Syahrir, Kecamatan Padang Selatan akhirnya terhenti oleh jajaran reserse kriminal (reskrim) Polsek Padang Timur pada Selasa (3/1) sore sekitar pukul 16.15 WIB.

Baca Juga :  Tak Diusut, Forjid Dharmasraya Siap Berangkat ke Padang

Penangkapan Tio sendiri merupakan hasil pengembangan dari pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang belakangan ini marak dilakukan oleh kalangan remaja di Kota Padang. Sebelum Tio diamankan, petugas juga mengamankan Setia Wahyudi (16) warga Jalan Sutan Syahrir, Kecamatan Padang Selatan di hari yang sama dan lokasi yang sama di sebuah rumah makan di kawasan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan.

Pantauan di lokasi kejadian, saat ditangkap petugas, kedua pemuda ini tidak berkutik dan tidak melakukan perlawanan. Kepada polisi, Tio menyebut bahwa mereka menamakan kelompok mereka dengan nama ‘Lakang Surau Nekad’ (Lasnek).

[Adl]

Bagikan:
Tags: , ,
Solok Selatan dalam Berita

No Responses


close