Polsek SBH Amankan Kayu Olahan Ilegal

Polsek SBH Amankan Kayu Olahan Ilegal
Lokasi temuan kayu ilegal di Solok Selatan di Kenagarian Lubuk Ulang Aling Selatan, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat. IST.
Bagikan:

SOLOK SELATAN, RedaksiSumbar.com – Dalam rangka menindaklanjuti  laporan masyarakat jajaran kepolisian dari Polsek Sangir Batang Hari (SBH) satu unit somil pengolah hasil hutan kayu di Kenagarian Lubuk Ulang Aling Selatan, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.

Tim yang dipimpin oleh Kapolsek, Iptu H Kamil berhasil mengamankan belasan kubik kayu yang sudah siap olah. Diduga kayu tersebut tidak memiliki dokumen yang sah seperti yang telah dijelaskan dalam Undang-Undang (UU) Nomor 41 Tahun 1999 tentang, Kehutanan.

Kamil sendiri ketika dikonfirmasi terkait kabar tersebut menyebut bahwa pihaknya belum menemukan pihak atau orang yang mengklaim sebagai pemilik dari alat tersebut. ”Kita belum tahu siapa yang melakukan pelanggaran ini, masih kita cari tahu siapa pemiliknya,” katanya, Sabtu (21/10/2017).

Pengakuan berbeda dilontarkan oleh salah seorang masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya ketika dikonfirmasi terkait keberadaan kayu tersebut. Menurut warga tersebut, kayu yang dimuat di dalam somil tersebut digunakan untuk mengolah kayu. “Pengolahan kayu berada di kawasan Batu Laung. Dimana lagi kalau bukan dari sana, karena itu satu-satunya somil yang digunakan untuk mengolah kayu di tempat ini,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa beberapa waktu yang lalu setelah kayu tersebut dimuat ke dalam mobil truk dan melintasi jalan sebuah perusahaan dan sampai di pos penjagaan, pihak keamanan perusahaan tidak mengizinkan truk bermuatan kayu tersebut melintas. “Karena sopir truk tersebut merasa ketakutan dan meminta pengurus kayu tersebut untuk membongkar muatan kayu yang mereka bawa,” tambahnya. [Tim]

Bagikan:
Tags: , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan