Pria Kelainan Jiwa Mendadak Waras Ketika Dibawa ke RSJ

Pria Kelainan Jiwa Mendadak Waras Ketika Dibawa ke RSJ
Ketua TP-PKK Pessel, Lisda Hendrajoni saat berdialog dengan Aciak yang telah dipasung selama 10 tahun akibat gangguan kejiwaan yang dialaminya. (Istimewa)
Bagikan:




PESISIR SELATAN, RedaksiSumbar.com – Seorang pria yang telah dipasung selama 10 tahun terakhir akibat gangguan kejiwaan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar mendadak waras ketika hendak dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) HB Saanin, Kota Padang, Sumbar.

Akibat pemasungan pada kakinya selama satu dekade belakangan, Aciak, warga Sungai Sariak Lumpo, Kecamatan IV Jurai ini harus mengalami kelumpuhan. Hal tersebut diketahui saat ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Pessel, Lisda Hendrajoni melihat langsung keadaan dirinya.

Saat Lisda mengajaknya berbincang, Aciak terlihat mengerti apa yang dikatakan oleh istri Bupati Pessel, Hendrajoni tersebut.

“Saat kita bawa yang bersangkutan berobat ke Padang, dirinya setuju dan tidak menunjukkan perilaku aneh seperti yang dikatakan keluarganya pada kami,” ucap Lisda, Sabtu (10/2/2018) siang usai meluncurkan Gerakan Bebas Pasung.

Saat ini, terangnya ada sekitar 32 orang warga Pessel yang dirawat di RSJ HB Saanin karena gangguan kejiwaan dimana 10 diantaranya sudah sembuh.

“Dengan gerakan ini, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dapat tertangani dengan baik. Mereka harus mendapatkan perlakukan sama dan bisa hidup normal seperti masyarakat lainnya,” katanya.

Sementara itu, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni memberikan apresiasi terhadap kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Pessel yang menjadikan Pessel sebagai Kabupaten pertama yang mencanangkan sebagai daerah bebas pasung di Sumatera Barat.

“Ini harus kita dukungan bersama, agar benar-benar hal ini bisa tercapai. Tidak ada yang tidak bisa kalau semua pihak ikut mendukung memberikan semangat serta dorongan motivasi bagi ODGJ,” ujar Bupati. [RZL]




Bagikan:
Topik: , , ,
Loading...