Proyek Jalan PT. Prana Properti Indonesia Dihantam Banjir

Proyek Jalan PT. Prana Properti Indonesia Dihantam Banjir
Tampak Lokasi Proyek PT. Prana Properti Indonesia kebanjiran. (Bisri Batubara)
Bagikan:




PASAMAN BARAT, RedaksiSumbar.com – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pasaman Barat bukan hanya merendam pemukiman penduduk. Genangan air setinggi lutut itu juga melumpuhkan jalur yang menghubungkan antar kecamatan.

Salah satunya, jalur yang menghubungkan Kecamatan Lembah Melintang dengan Kecamatan Koto Balingka. Yakni, wilayah Banjar Bahal sampai ke BNC. “Banjir memenuhi jalananan. Saat ini masih setinggi lutut. Jadi jalan ke arah Jorong Sikabau, Kecamatan Koto Balingka belum bisa dilewati,” kata Ida (33), warga setempat, Sabtu (16/9/2018).

Sementara, lanjut Ida, diwilayah Sukaramai sampai Simpang Air Jernih sudah bisa dilewati. Namun demikian, pengendara harus hati-hati. Karena air masih menggenang. “Air di jalur Suakaramai-Simpang Air Jernih mulai surut. Jadi sudah bisa dilewati. Tapi harus hati-hati,” sambungnya.

Sekretaris Nagari Nagari/Desa Koto Gunung, Arsalan. SP membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, air bah mulai menggenangi jalan sejak pagi tadi. Sejak itu, air terus meninggi hingga memasuki pemukiman diwilayah Sukaramai. Kendaraan yang melintas di dijalan Sukaramai – Banjar Bahal banyak yang mogok. Bahkan jalur tersebut sangat sulit dilalui.

“Semoga air cepat surut, agar aktivitas warga tidak terganggu. Karena, akibat banjir ini perekonomian masyarakat akan lemah,” ujar Arsalan saat berada di lokasi.

Dijelaskan Arsalan, lokasi banjir sekarang ini persis berada di lokasi proyek peningkatan jalan Simpang Sayur – Sikabau. Sehingga, dari pantauan dilapangan para pekerja proyek oleh PT. Prana Properti Indonesia tidak ada yang beraktivitas.

“Pekerjaan jalan tidak ada aktivitas dan begitu juga dengan pekerjaan pemasangan batu pinggir jalan oleh kontraktor tidak ada,” sebutnya.

Kepala BPBD Pasaman Barat, Tri Waluyo, saat dikonfirmasi mengatakan lokasi banjir ada dibeberapa titik, bukan saja di Koto Sawah. Namun, ada juga di jalan Nasional di Air Haji, serta di perbatasan Sumbar – Sumut di Akses Desa Baru menuju Batu Sondet.

“Kita sudah turunkan tim kesetiap titik banjir. Kami juga berterima kasih kepada masyarakat yang sudah memberikan informasi terkait banjir ini,” ungkapnya. (Red)




Bagikan:
Topik: , ,
Loading...