Proyek Tanggap Darurat Di Pasbar Hampir Rampung Dikerjakan PT. Hariara

Proyek Tanggap Darurat Di Pasbar Hampir Rampung Dikerjakan PT. Hariara
Ket poto - Tampak Proyek tanggap darurat yang hampir rampung di kerjakan PT. Hariara di Pasbar. (Bisri)
Bagikan:




PASAMAN BARAT, RedaksiSumbar.com – Proyek penanganan tanggap darurat bencana banjir Sungai Batang Batahan, di Jorong Kampung Baru dan Jorong Muara Mais, Nagari Batahan, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat hampir rampung dikerjakan PT. Hariara.

Menurut pelaksana lapangan PT. Hariara, OM Manik, di Kampung Baru, Selasa (21/8/2018) mengatakan pekerjaan sudah memakan waktu lebih kurang Enam (6) bulan lamanya sejak bulan Maret 2018 lalu. Dalam minggu besok ini diperkirakan siap 100 %.

“Kita akan terus buru pekerjaan ini sampai tuntas, agar masyarakat sekitar yang terkena dampak banjir yang lalu merasa tenang dan nyaman. Walaupun hujan terus mengguyur wilayah tersebut,” jelasnya.

Lebih dijelaskannya, proyek tanggap darurat ini dikerjakan sepanjang 288 meter ditambah perbaikan bendung irigasi untuk menyelamatkan areal persawahan masyarakat di Nagari Desa Baru.

“Kita bekerja memberikan yang terbaik buat masyarakat. Karena, proyek ini dikerjakan tanpa pagu dana dari pemerintah. Yang jelas dikerjakan dulu baru nantinya dihitung secara bersama antara pihak rekanan dengan pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II, Satuan kerja operasi dan pemeliharaan SDA Sumatera II, Operasi dan Pemeliharaan SDA III,” terang Manik.

Selain itu dikatakan RJ Damanik, selama pekerjaan dilapangan, memang banyak rintangan yang dilalui. Seperti sungai besar dan hujan. Dan itu sudah hal biasa dirasakan dalam setiap pekerjaan proyek.

“Mulai kerja pagi, biasa saja ditengah hari turun hujan dan datang sungai besar. Itu terkadang bisa gak kerja dua hari dibuatnya, karena tanah tinbunannya itu basah,” ulasnya.

Untuk tenaga kerja kata RJ Damanik, kita utamakan putra daerah setempat, baik dalam pengecoran maupun pekerjaan dilapangan. Palingan yang kita hadirkan dari luar hanya peralatan.

“Kita kerja ini harus saling mearangkul, makanya putra daerah itu menjadi prioritas utama bagi kami. Bagitu jula peralatan seperti alat berat, selagi ada diwilayah kerja inj, itu yang kami pakai,” tuturnya.

Disamping itu, pengawas lapangan PT. Hariara, F. Sinaga, saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya mengatakan proyek memang sudah diangka lebih kurang 93%, namun kita masih tetap fokus pada pekerjaan. Agar, bisa siap secepat mungkin.

“Kita bekerja rutin tidak pandang waktu demi masyarakat Jorong Kampung Baru. Terkhusus untuk masyarakat yang terkena dampak banjir diawal tahun lalu. Kita kasihan melihat mereka yang selalu ditakuti oleh ancaman sungai besar yang memporak porandakan bangunan mereka,” terang Sinaga.

Dari itulah kata F Sinaga, kita bekerja sungguh-sungguh agar cepat selesai demi kenyamanan masyarakat. “Pembangunan ini untuk masyarakat, makanya kita bekerja sungguh-sungguh,” paparnya.

Secara terpisah, dikatakan warga setempat, Zulkisman, terima kasih kepada Pemerintah atas dibangunnya tanggul penahan sungai untuk mengatasi banjir sampai kepemukiman masuarakat. Karena, masuarakat kami sudah menderita oleh banjir.

“Terima kasih juga kepada PT. Hariara yang sudah melaksanakan proyek tanggap darurat ini,” katanya singkat. (Red)




Bagikan:
Topik: , ,
Loading...