PT. PNM ULaMM Gelar Pelatihan Lebah Madu Sawit Terhadap Nasabah Dan Kelompok Tani Di Pasaman Barat

PT. PNM ULaMM Gelar Pelatihan Lebah Madu Sawit Terhadap Nasabah Dan Kelompok Tani Di Pasaman Barat
Poto bersama peserta pelatihan lebah madu sawit yang diselenggarakan oleh PNM ULaMM, Simpang Empat, Pasaman Barat. [IST]
Bagikan:




PASAMAN BARAT, RedaksiSumbar.com – PT. Permodalam Nasional Madani (PNM) Persero, merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang ekonomi kerakyatan melalui pembiayaan, pendampingan dan jasa manajemen kepada pelaku usaha Ultra Mikro, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) Cabang Padang melakukan pelatihan Lebah Madu Sawit.

Kegiatan seminar sehari itu, Selasa (5/12/2017) di Aula Hotel Guchi, Kabupaten Pasaman Barag yang diikuti oleh beberapa Kelompok Tani (Keltan) yang ada di Kabupaten Pasaman Barat.

“Keasrian dan luas lahan perkebunan sawit di Sumatera Barat mendorong PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM untuk memaksimalkan potensi daerah dengan membentuk kelompok usaha budidaya lebah madu,” kata Direktur Bisnis 2 PNM, Bambang Siswaji.

Disebutkannya, anggota kelompok usaha budidaya lebah madu binaan PNM produk Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) adalah sebagian besar berprofesi sebagai petani sekaligus pemilik lahan sawit di beberapa wilayah di Pasaman Barat.

“Wilayah Simpang Tiga (Kecamatan Luhak Nan Duo), Simpang Empat (Kecamatan Pasaman) dan Ujung Gading (Kecamatan Lembah Melintang) adalah wilayah sebagian besarnya penduduknya adalah pekebun kelapa sawit,” jelasnya.

Integrasi antara usaha perkebunan sawit dan usaha budidaya lebah madu kata Bambang, diharapkan dapat memberikan keuntungan lebih kepada nasabah binaan kami. Jadi, selain mereka merawat pohon sawitnya, diwaktu luang mereka dapat membudidayakan lebah madu yang secara teknis sangat mudah untuk di praktekan.

“Dalam menjalankan kelompok usaha budidaya lebah madu akan mendapatkan pendampingan dan pelatihan dari PNM selama 5 bulan. Nasabah PNM akan diajarkan proses produksi tahapan awal hingga menghasilkan lebah madu yang sudah dikemas dan siap untuk dipasarkan,” lebih dijelaskan Bambang.

Selain itu dikatakan, Kepala Bagian Pengembangan Kapasitas Usaha (Kabag PKU) Andi Irnawati, bahwa potensi usaha lebah madu sangat bagus. Karena, belum banyak yang menjalankannya.

“Di Pasaman Barat, potensi pasar lebah madu sangat bagus. Karena, belum banyak produk lebah madu yang dibudidaya di lahan sawit,” katanya.

Nasabah PNM pun kata Andi, sangat antusias menjalankan inovasi usaha ini. Saat ini, jumlah anggota yang tergabung dalam kelompok usaha budidaya lebih madu telah mencapai 30 orang.

“Kami sangat mengapresiasi semangat berjuang para nasabah kami untuk mengembangkan usaha mereka,” pujinya.

Selaku ketua panitia kegiatan ini adalah Kepala Kantor Ulam Simpang Empat, Jekrimen. SE, menjelaskan dalam kegiatan pelatihan ini menghadirkan Bapak Yusko Pili, dari Dinas Kehutanan UPTD Kabupaten Pasaman Barat selaku pemberi materi mengenai Budidaya Lebah Madu Sawit.

“Pada kegiatan ini juga turut hadir Kabag Kesejahteraan Rakyat Setda Pasaman Barat (Hendrizal), Sekretaris Nagari (Endi Saputra)
Yunita (Dinas Perkebunan), Kelompok Tani Sinar Jaya Ophir dan Kelompok Tani Plasma Jaya serta undangan lainnya,” rinci Jekrimen. [BIS]

Bagikan:
Tags: , , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.