Pulang Kampung, Pemain Film ‘Surat Cinta Untuk Starla The Movie’ Diserbu Penggemar di Padang

Pulang Kampung, Pemain Film ‘Surat Cinta Untuk Starla The Movie’ Diserbu Penggemar di Padang
Jefri Nichol dan Caitlin Haidelman saat berada di Kota Padang dalam sesi jumpa pers dan temu jumpa dengan para penggemar. (IST)
Bagikan:

PADANG, RedaksiSumbar.com – Sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat di Sumatera Barat, khususnya di Kota Padang, dua orang pemeran utama di film ‘Surat Cinta Untuk Starla The Movie’ ajak langsung para penggemar untuk melaksanakan temu jumpa dan nonton bareng di film yang mengisahkan kisah dua remaja yang jatuh cinta dalam waktu singkat tersebut di Plaza Andalas dan Transmart Padang, Senin (8/1/2017) siang sekitar pukul 13.30 WIB.

Kedatangan mereka langsung disambut riuh ratusan penggemar yang sudah mengikutinya tersebut dari sebuah stasiun radio yang berada di Jalan Veteran, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumbar. Tidak sedikit dari mereka yang berebut minta foto dan tanda tangan kedua bintang yang tengah digandrungi oleh anak muda tersebut.

Kepada sejumlah awak media, kedua pemeran utama, Jefri Nichol (Hema) dan Caitlin Halderman (Starla) mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat Sumatera Barat yang menerima dengan baik film yang berlokasi syuting di Jakarta dan Bandung tersebut dan relis pada 28 Desember 2017 lalu.

“Kami sangat senang, mengingat Sumbar adalah kampung halaman saya dan juga Caitlin. Saya seperti pulang kampung, walau kesini hanya untuk temu jumpa dan promosi film Surat Cinta Untuk Starla,” ucap pria yang berasal dari Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariman, Sumbar tersebut.

Jefri berharap kedepannya, banyak film buatan anak negeri yang lebih berjaya di tanah sendiri. Saat ini, ia menilai penonton film mengalami peningkatan dari pada tahun-tahun sebelumnya.

“Harapan saya, bioskop di Indonesia agar lebih diperbanyak agar hasil karya kami dapat dinikmati secara luas dan tanpa terbatas dan genre pada film yang dipublikasikan lebih menarik, baik dari segi cerita maupun promosinya,” harap pemeran Hema tersebut.

Tidak ketinggalan, Caitilin Halderman, perempuan berdarah Minangkabau-Belanda tersebut juga memuji masyarakat Sumbar yang dinilainya sangat terbuka dan responsif terhadap hal-hal baru. Bahkan dirinya mengaku, sangat tergila-gila dengan masakan dari Ranah Minang.

“Karena saya berasal dari Sumbar dan saya tidak akan lupa bahwa Ranah Minang adalah tanah leluhur saya,” ujarnya.

Disinggung mengenai peran Starla yang diperankannya, dirinya mengaku bahwa tidak ada kesulitan meskipun berbanding dengan karakter aslinya.

“Kendalanya tidak ada selama proses pembuatan film ini, hanya cuaca yang suka berubah-ubah, tidak ada rasa kaku dan canggung satu sama lain dan antar pemain,” terangnya.

Sementara itu, Public Relationship (PR) dan Publicity dari Screenplay Sinema Films, Jessika Pingkananda menyebut bahwa mereka memproduksi film ‘Surat Cinta Untuk Starla The Movie’ karena terinspirasi dari lagu hasil karya penyanyi, Virgoun dan mini seri dengan judul yang sama.

“Melihat animo dan antusiasnya penonton film ini di Padang, ditambah pula kebetulan pemainnya berasal dari Minangkabau, kami pun mampir ke Kota Padang. Padang merupakan kota yang ke 11 kami kunjungi setelah sehari sebelumnya kami ke Kota Medan, setelah ini kami akan mampir menyapa penggemar di Purwokerto, Jawa Tengah,” ulas perempuan yang disapa Pingkan tersebut.

Ia mengatakan bahwa proses produksi film tersebut dilakukan selama dua bulan dan syuting dilakukan selama 16 hari di Jakarta dan Bandung, Jawan Barat.

“Film ini tidak hanya menceritakan kisah cinta sesama manusia saja, ada pesan moral yang ingin kami sampaikan, bahwa kita juga harus peduli akan lingkungan. Ada adegan kecil ketika Hema memungut sampah, itu merupakan salah satu implementasi dari kepedulian kita terhadap lingkungan,” tuturnya.

Film ‘Surat Cinta Untuk Starla The Movie’ diproduksi oleh Screenplay Sinema Film yang diproduseri oleh Sukhdev Singh dan Wicky V Olindo.

Dalam versi layar lebar, Surat Cinta untuk Starla arahan Rudi Aryanto mengalami banyak perombakan besar termasuk penambahan plot twist dalam film berdurasi 105 menit tersebut.

Sayangnya, penggarapan Surat Cinta untuk Starla The Movie dibuat kurang sempurna.

Pertemuan Hema yang diperankan oleh Jefri Nichol dan Starla yang dimainkan Caitlin Halderman terasa begitu cepat dan melompat-lompat. Ada beberapa adegan atau dialog yang seharusnya bisa dimasukkan agar kisah terasa lebih utuh.

Saat proses pendekatan alias PDKT, kisah Hema dan Starla digambarkan penuh gemerlap pergaulan remaja era kini berbalut nuansa mesin tik seperti video klip lagu aslinya dan mural.

Pun seperti kisah remaja klise lainnya, Hema dan Starla berbunga-bunga penuh cinta.

Ketika cinta sedang bersemi, konflik pun datang. Pertikaian antara Hema dan Starla berawal dari soal sederhana yang berujung pada masalah besar dan penyelesaian yang rumit.

Begitu pun dengan beberapa karakter dan dialog yang terkesan terlalu memaksa demi memberikan nuansa komedi. Kredit diberikan untuk Meriam Bellina yang total melakoni sosok ibu Starla, perempuan Sunda-Belanda.

Apresiasi juga patut diberikan untuk pengambilan gambar yang menawan. Sorot kamera berhasil menampilkan pusat dan beragam sudut kota Jakarta yang tampak indah, mulai dari Monas hingga Kalijodo.

Lagu Surat Cinta untuk Starla yang hit itu, juga mengiringi perjalanan Hema dan Starla. Penggalan lirik romantis Surat Cinta untuk Starla dibuat untuk mendramatisasi kisah Hema dan Starla. [Red]




Bagikan:
Topik: , , ,
Loading...