Puluhan Perusahaan Di Pasbar Diduga Abaikan Laporan

Puluhan Perusahaan Di Pasbar Diduga Abaikan Laporan
Bagikan:




PASAMAN BARAT, RedaksiSumbar.com – Tingkat kesadaran perusahaan di Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat dalam menyampaikan atau melaporkan pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) di lapangan, baru sekitar 30 persen, atau tergolong masih minim.

Padahal, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat sudah lama menyurati agar setiap perusahaan memberitahukan pelaksanaan program pertanggungjawaban sosialnya. Laporan diperlukan agar diketahui titik sasaran dalam penyaluran program CSR.

“Sampai saat ini baru sekitar 30 persen perusahaan di Pasaman Barat yang menyampaikan laporan CSR mereka. Baik itu rencana pelaksanaan ataupun yang telah dilaksanakan,” kata Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Setda Pasaman Barat, Syafnir, di ruang kerjanya, di Simpang Empat, Senin (11/2/2019).

Padahal menurut dia, pelaporan program CSR perusahaan ke pemerintah daerah itu, sangat dibutuhkan sekali untuk penyelerasan program yang dilakukan pemerintah daerah melalui OPD, terutama bagi masyarakat yang tinggal disekitar lokasi perusahaan.

“Ini untuk menghindari adanya tumpang tindih kegiatan program antara perusahaan dengan pemerintah daerah,” ujarnya.

Dari sekitar 30 persen tingkat pelaporan CSR, tambahnya cuma ada sebagian perusahaan yang melapor. Sementara masih puluhan perusahaan tidak ada laporannya. Padahal sudah jelas diatur oleh Perda Pasaman Barat No. 3 Tahun 2017 Tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan.

“Kita cuma berharap pihak perusahaan ini seluruhnya bisa aktif memberikan laporan tentang pelaksanaan CSR mereka. Paling tidak ada komunikasi aktif dengan pemerintah daerah,” pintanya.

(Bisri Batubara)




Bagikan:
Loading...