Pusat Terapi Fisik Intensif Untuk ABK Diluncurkan

Pusat Terapi Fisik Intensif Untuk ABK Diluncurkan
Salah satu sudut ruangan yang digunakan oleh ABK. (Istimewa)
Bagikan:




JAKARTA, RedaksiSumbar.com – Pusat Latihan dan Terapi WINGS akan segera memberikan angin segar kepada komunitas berkebutuhan khusus di Asia Tenggara dengan menawarkan terapi transformatif, seperti Metode TheraSuit®, Terapi Sangkar Laba-laba (Unit Latihan Universal), Latihan Gaya Berjalan bersama LiteGait® dan Latihan Cuevas Medek ® (CME).

Satu-satunya pusat pelatihan di Asia Tenggara yang menawarkan kombinasi terapi, WINGS didirikan dengan model unik, menggabungkan terapi inovatif dari seluruh dunia dan mengintegrasikannya ke dalam Model Terapi Intensif (Intensive Model of Therapy, IMOT). Program terapi fisik intensif WINGS terdiri atas 30 sampai 60 jam terapi intensif dalam tiga minggu, menggunakan Metode TheraSuit®, Terapi Sangkar Laba-laba (Unit Pelatihan Universal), Latihan Gaya Berjalan dan Latihan Cuevas Medek® CME. Metode pengobatan yang sangat efektif ini menantang anak-anak hingga dewasa muda dengan beragam kondisi fisik dan neurologis untuk meraih kemampuan fisik baru. Sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa hanya dalam tiga minggu terapi intensif dapat membuahkan hasil yang dicapai terapi tradisional selama lebih dari satu tahun. Tujuan dari setiap program intensif adalah untuk meraih kemandirian dan untuk menghindari operasi yang menyakitkan.

Apa Yang Membuat Pusat Terapi Fisik Ini Begitu Istimewa?

WINGS didirikan oleh Judith Knight, yang anak laki-lakinya, Jake, menderita cedera ganda akibat trauma kelahiran hipoksia. Judith dengan cepat memahami bahwa kondisi Jake, yang unik, membutuhkan solusi unik. Bersama Jake, Judith berkeliling dunia untuk mencari perawatan dan terapi yang dapat meningkatkan kualitas hidup Jake. Menyaksikan perubahan luar biasa yang dibuat oleh terapi ini pada banyak anak-anak, remaja, dan dewasa muda, termasuk anaknya, mengilhami Judith untuk menyajikan metode perawatan yang terbaik.

WINGS menangani bayi, anak-anak, remaja, dan dewasa muda dengan beragam kondisi akibat Lumpuh Otak, Keterlambatan Perkembangan Umum, Cedera Otak Berat, Kecelakaan Tenggelam, Pasca Stroke (CVA), Cedera Tulang Belakang Sebagian, Ataksia, Atetosis, Spastisitas, Hipotonia, Penyakit Parkinson, Gangguan Kromosom, Gangguan Spektrum Austisme, Down’s Syndrome, dan gangguan serta kondisi neurologis/motorik yang tidak akan membaik dengan olahraga atau latihan dengan menambahkan beban di kaki yang bermasalah.

Saya sangat yakin bahwa, terlepas dari kondisi dan diagnosanya, setiap anak berhak mendapatkan peluang terbaik untuk berhasil. Di WINGS, kami menyediakan akses khusus kelas dunia di Singapura, dan sekarang kami menciptakan tempat yang memberi harapan. Orangtua dan sanak keluarga tidak perlu berkeliling dunia untuk mendapatkan akses ke terapi ini. Sekarang, hanya dibutuhkan penerbangan singkat bagi keluarga yang tinggal di Asia Tenggara untuk mencapai tempat ini, sehingga menjadi sebuah lompatan besar bagi keluarga,” ujar Judith. [Red]




Bagikan:
Topik: , ,
Loading...