Ratusan Warga Tanah Datar, Datangi Kantor Dinas PMPTSP Dan Naker, Apa Yang Terjadi?

Ratusan Warga Tanah Datar, Datangi Kantor Dinas PMPTSP Dan Naker, Apa Yang Terjadi?
IST
Bagikan:




TANAH DATAR, RedaksiSumbar.com – Ratusan warga Tanah Datar datangi Kantor Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMPTSP NAKER) Kabupaten Tanah Datar, Rabu (6/12/2017) siang. Hal ini sudah terjadi ketiga harinya.

Kepala Dinas PMPTSP dan NAKER Kabupaten Tanah Datar melalui Kabid Naker,  Khairul Anwar saat dikonfirmasi RedaksiSumbar.com, membenarkan adanya kedatangan ratusan warga ke kantor ini. Kedatangan mereka itu disebabkan banyaknya warga yang sedang melakukan pengurusan Kartu AK 1.

“Tetpantau dalam tiga hari belakangan ini tidak kurang dari seratus para pencari kerja setiap hari datang kesini guna mengurus Kartu AK 1,” kata Khairul Anwar.

Diterangkan Khairul Anwar, membludaknya para warga yang melakukan pengurusan kartu AK 1 ini, karena dibuka lowongan Tenaga Operator Mobil Pemadam Kebakaran di Dinas Satpol PP dan DamKar Tanah Datar.

“Dinas Satpol PP dan damkar saat ini membuka lowongan tenaga kerja sebanyak 27 orang dengan rincian 24 laki dan 3 orang wanita. Sementara, salah satu syaratnya harus memiliki kartu AK 1,” jelas Khairul Anwar.

Menurut Khairul Anwar, sangat disayangkan para warga yang mencari kerja tersebut masih banyak yang belum memiliki Kartu AK 1. Sehingga, pada situasi yang terjadi seperti saat ini datangnya secara serentak dan nampaklah ramai.

“Seharusnya mereka sudah mengurus sebelumnya sehingga tidak perlu berdesak-desakan seperti ini, yang rugi mereka sendiri. Karena, harus antri dan menunggu cukup lama,” tukasnya.

Khairul juga mengungkapkan, hingga saat ini warga yang dalam masa pencarian kerja yang telah mendaftar di Dinas PMPTSP dan Naker Kabupaten Tanah Datar, mencapai angka Sepuluh Ribu (10.000) orang pencari kerja dan itupun juga di dominasi oleh para tamatan SLTA sederajat.

Menyikapi persoalan angka yang tinggi tersebut, salah seorang anggota LSM ABI, Riadi, mengatakan angka yang mencapai sepuluh ribu orang itu tidak sebanding dengan ketersediaan formasi kerja. Semoga, Pemkab Tanah Datar dan Pihak terkait menciptakan inovasi baru untul mengurangi angka pengangguran yang tinggi di Kabupaten Tanah Datar ini.

“Sepuluh ribu pencaker di banding ketersediaan formasi kerja ini sangat signifikan. Hal ini, di butuhkan perhatian yang lebih serius dari penonema ini. Karena, dengan tingginya minat pencari kerja  merupakan signal bagi Pemkab dan berbagai pihak terkait perlunya menciptakan inovasi dan kesempatan kerja yang akan berakibat berkurangnya pengangguran di daerah ini.” pungkasnya. [REY]

Bagikan:
Tags: , , , , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.