Rem Blong, Truk Pembawa Batu Gipsum Terbalik di Depan SPN Padang Besi

Rem Blong, Truk Pembawa Batu Gipsum Terbalik di Depan SPN Padang Besi
Bagikan:

PADANG, RedaksiSumbar.com – Akibat tidak kuat menahan tanjakan dan beban yang berlebih, satu unit truk pembawa batu gipsum terbalik di depan Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Padang Besi, Kamis siang (16/2/2017) pukul 13.30 WIB.

Dugaan kuat, truk pengangkut bahan baku untuk PT. Semen Padang jenis Hino Ranger dengan nomor polisi (nopol) BM 8144 OU yang dikemudikan oleh Deno (32) warga Kampung Jua, Kecamatan lubuk Begalung ini mengalami rem blong hingga truk yang datang dari arah Lubuk Begalung menuju Indarung tersebut oleng hingga truk terguling dan menabrak pembatas jalan.

Informasi yang berhasil dihimpun, akibat truk tersebut terguling, batu gipsum dengan berat yang diprediksi antara 25 hingga 28 ton  yang berada pada bak truk tersebut tumpah-ruah ke jalan dan menimpa satu unit mobil minibus jenis Daihatsu Xenia dengan nomor polisi (nopol) BM 1081 DO yang dikendarai oleh Elfirman (50), warga Asrama TNI Cengkeh Blok C/18 RT 03 RW 03, Kelurahan Cengkeh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung.

Akibat insiden truk terbalik tersebut, selain membuat arus lalu lintas sempat tersendat sepanjang tiga kilometer hingga satu jam lamanya, sang pengemudi truk juga mengalami luka pada anggota tubuhnya dan ada giginya yang copot, hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Ediwarman yang turun langsung ke lokasi kejadian.

“Benar, dia (Deno, red) mengalami luka pada anggota tubuhnya dan juga satu giginya ikut copot akibat truk terguling. Untuk truk, saat ini sudah kita evakuasi ke tempat yang aman dan arus lalu lintas sudah kembali normal,” ucap Kapolsek.

Sementara itu, salah seorang saksi mata Bugi (30) menyebut bahwa dirinya melihat truk tersebut datang dari arah Lubuk Begalung menuju Indarung dan kehilangan kendali sebelum menghantam pembatas antara dua sisi jalan.

“Saat berada di tanjakan depan SPN Padang Besi truk terlihat mundur lalu menghantam batas jalan sehingga terbalik,” katanya.

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polresta Padang, Iptu Sugeng Riyadi yang mengklaim tidak mengetahui kejadian tersebut mengatakan bahwa setiap kendaraan yang mengalami insiden di jalanan atau kecelakaan tidak mesti dibawa ke Unit Laka Lantas Polresta Padang.

“Itu tergantung kesepakatan pemilik mobil maupun kedua belah pihak yang terlibat insiden atau tabrakan di jalan raya. Jika diminta, kami siap membawa kendaraan yang mengalami permasalahan tersebut untuk dievakuasi dan diamankan,” ujar Sugeng. [adl]

Bagikan:
Tags: ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan