Resahkan Pengunjung, Polisi Halau Sejumlah Preman di Pantai Air Manis

Resahkan Pengunjung, Polisi Halau Sejumlah Preman di Pantai Air Manis
Polisi membubarkan sejumlah orang yang diduga preman dan melakukan pungutan liar (pungli) kepada pengunjung Pantai Air Manis. (IST)
Bagikan:




PADANG, RedaksiSumbar.com – Dinilai meresahkan wisatawan yang berkunjung ke Pantai Air Manis, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat, petugas kepolisian dari Polresta Padang membubarkan sejumlah preman yang berada di sekitar objek wisata tersebut pada Rabu (27/12/2017) sekitar pukul 14.30 WIB.

Tiga lokasi yang disinyalir menjadi tempat berkumpulnya para pemalak ‘diobrak-abrik’ oleh tim Raimas Satuan Sabhara Polresta Padang, yaitu di pintu gerbang masuk, tanjakan, dan beberapa titik longsor di perbukitan menuju Pantai.

Alhasil, polisi yang dilengkapi dengan senjata laras panjang berhasil menyita tempat penampungan uang yang diduga hasil parkir dan pungutan liar (pungli), serta membubarkan preman yang diduga melakukan pungli.

Kapolresta Padang, Kombes Chairul Aziz menyebut, pihaknya mendapatkan informasi bahwa ada preman yang melakukan pemalakan dan pungli di Pantai Air Manis hingga dirinya mengerahkan 15 orang personel kepolisian ke wilayah Pantai Air Manis.

“Kita tidak mengamankan para preman yang diduga melakukan tindakan pungli tersebut, namun hanya memberikan peringatan serta membubarkan sejumlah preman yang berada di sekitar objek wisata. Jika terjadi lagi, kami akan ambil tindakan tegas,” ujar Chairul.

Selain menanggapi laporan masyarakat, pihaknya juga ingin menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung yang berlibur ke Kota Padang dan berkunjung ke sejumlah objek wisata di Ranah ‘Bingkuang’.

“Selain menanggapi laporan masyarakat, kegiatan ini juga bagian dari rangkaian pengamanan Operasi Natal dan Tahun Baru (Nataru) Lilin 2017 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Prediksi kami, tindakan premanisme dan pungli di objek wisata akan kembali terulang hingga seminggu ke depan mengingat ini masih dalam suasana liburan. Untuk itu, polisi akan rutin melakukan patroli ke kawasan wisata yang dianggap rawan,” terangnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung Pantai Air Manis Ernita (45) mengatakan ia sengaja datang jauh-jauh dari Kota Palembang, Sumatera Selatan ke kawasan tersebut karena disana terdapat patung legenda Malin Kundang yang ia nilai sudah mendunia. Dirinya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh pihak kepolisian dari Polresta Padang.

“Pengunjung aman dan tentram kesini, beberapa waktu yang lalu kata salah seorang rekan saya ia masuk ke objek wisata diminta untuk mengeluarkan uang sebanyak Rp 30 ribu, akan tapi ketika saya datang tidak ada satupun uang yang diberi selain uang masuk. Mungkin dijaga Polisi preman itu tidak ada dan takut,” kata wanita paruh baya tersebut. [KRS]

Bagikan:
Tags: , , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.