Ditentang, Pemerintah Tetap Revisi Permenhub 108

Ditentang, Pemerintah Tetap Revisi Permenhub 108
Ilustrasi Go-Car. (Istimewa)
Bagikan:




PADANG, RedaksiSumbar.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sumatera Barat menolak rencana pemerintah untuk meninjau kembali Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) nomor 108 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Ketua DPD Organda Sumbar Sengaja Budi Syukur, Senin, 16 April 2018 menuding, perubahan peraturan yang sudah dikeluarkan tersebut hanya untuk memikirkan kepentingan pengemudi angkutan dalam jaringan (daring).

“Pemerintah tidak bisa untuk tidak menjalankan peraturan yang sudah disahkan, jangan hanya memikirkan kepentingan segelintir kelompok lalu bisa mengganti aturan yang sudah dibuat,” tuturnya.

Revisi peraturan tersebut dikhawatirkan oleh Budi adalah berbenturan dengan Peraturan Gubernur Sumbar nomor 1 tahun 2018 yang juga sudah disahkan tentang penyelenggaraan angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum tidak dalam trayek.

“Keinginan pengemudi angkutan daring tersebut agar operator aplikasi bisa menjadi perusahaan transportasi akan menimbulkan masalah baru, salah satunya adalah kendaraan pribadi yang akan menjadi milik perusahaan transportasi dalam jaringan,” katanya.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setyadi menyebut Permenhub nomor 108 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek tetap dilakukan. Meskipun banyak protes dari pengemudi angkutan daring, Budi menyebut Permenhub 108 tidak ditangguhkan.

“Kalau tanya dari Aliansi Nasional Driver Indonesia (Aliando) atau dari driver online lain pasti bilang ditangguhkan. Itu persepsi mereka saja. Saya tegaskan Permenhub 108 itu tidak ditangguhkan,” katanya.

Budi menyatakan pihaknya saat ini sedang mengkaji ulang Permenhub 108, bukan menangguhkan peraturan tersebut. Adapun pihaknya masih mengkaji Permenhub tersebut melibatkan pakar transportasi, aplikator, dan pengemudi taksi online.

“Kita sedang membuat regulasi yang baru, apakah nanti membuat peraturan baru atau penyempurnaan Permenhub 108 terkait hubungan antara aplikator dengan mitra. Substansi Permenhub 108 tetap berjalan,” tukasnya. [EFT/ADL]




Bagikan:
Topik: , , ,
Loading...